Detail Cantuman

Image of PENGARUH PENATAAN KELEMBAGAAN DIREKTORAT PANAS BUMI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN DI KABUPATEN BANDUNG

 

PENGARUH PENATAAN KELEMBAGAAN DIREKTORAT PANAS BUMI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERIZINAN DI KABUPATEN BANDUNG


Objek kajian dalam penelitian ini adalah penataan kelembagaan Direktorat Panas
Bumi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0840Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Der p/R.17.293.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxvi,;347 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Der p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Objek kajian dalam penelitian ini adalah penataan kelembagaan Direktorat Panas
    Bumi pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam pelayanan
    perizinan pemanfaatan panas bumi di Kabupaten Bandung. Instansi yang
    dijadikan lokus penelitian adalah kantor Direktorat Panas Bumi dan para
    pemangku kepentingan (stake holder) industri panas bumi Indonesia, kantor
    Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung, serta Badan Pusat Statistik Provinsi
    Jawa Barat.

    Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh
    penataan kelembagaan Direktorat Panas Bumi terhadap kualitas pelayanan
    perizinan dan bagaimana hubungannya dengan perubahan tingkat penyerapan
    tenaga kerja di Kabupaten Bandung pada periode sebelum dan sesudah penataan
    kelembagaan.

    Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data
    primer dilakukan melalui penyebaran angket dan teknik wawancara, pengumpulan
    data sekunder dilakukan melalui studi kepustakaan, studi dokumen dan observasi,
    dan pengolahan data menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan
    inferensial

    Hasil dari penelitian ini adalah bahwa hanya 4 (empat) dari 6 (enam) dimensi
    penataan kelembagaan direktorat panas bumi yang memberikan pengaruh
    signifikans terhadap peningkatan kualitas pelayanan dalam pemberian izin
    pemanfaatan panas bumi, yaitu dimensi Sumber Daya Manusia, Deskripsi Kerja,
    Disain Organisasi, dan Teknologi, sedangkan dimensi Strategi Organisasi dan
    Budaya pengaruhnya tidak signifikans. Diantara keenam dimensi penataan
    kelembagaan yang dianalisis, dimensi Disain Organisasi memberikan kontribusi
    paling besar terhadap meningkatnya kualitas pelayanan dalam pemberian izin
    pemanfaatan panas bumi dibanding dimensi lainnya. Dari analisis Loeational
    Quotient dan Analisis Shift Share, menunjukkan bahwa penataan kelembagaan
    Direktorat Panas Bumi menunjukan hubungan positif dengan peningkatan
    penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Bandung.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi