Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI BUDAYA KEPEMIMPINAN PADA PENGELOLAAN PENDIDIKAN TINGKAT DASAR:  KAJIAN FENOMENOLOGIS BUDAYA KEPEMIMPINAN  DI SDN BANJARSARI KOTA BANDUNG

 

IMPLEMENTASI BUDAYA KEPEMIMPINAN PADA PENGELOLAAN PENDIDIKAN TINGKAT DASAR: KAJIAN FENOMENOLOGIS BUDAYA KEPEMIMPINAN DI SDN BANJARSARI KOTA BANDUNG


Penelitian ini berjudul Implementasi Budaya Kepemimpinan Pada
Pengelolaan Pendidikan Tingkat Dasar: Kajian Fenomenologis Budaya

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0823Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    303.34 Yus i /R.18.2.1
    Penerbit program doktor ilmu budaya : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    XX,;500 HLM,;29 CM
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    303.34 Yus i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini berjudul Implementasi Budaya Kepemimpinan Pada
    Pengelolaan Pendidikan Tingkat Dasar: Kajian Fenomenologis Budaya
    Kepemimpinan di Sekolah Dasar Negeri Banjarsari Kota Bandung. Secara khusus
    penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) kajian tentang konsep budaya
    kepemimpinan yang sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP), nilai-nilai Islam
    dan nilai-nilai budaya lokal. 2). deskripsi faktual tentang implementasi budaya
    kepemimpinan kolektif dan tunggal yang diterapkan di Sekolah Dasar Negeri
    Banjarsari. 3). deskripsi faktual tentang dampak implementasi budaya
    kepemimpinan tunggal yang diterapkan Sekolah Dasar Negeri Banjarsari.
    Penelitian ini dilakukan dengan metode fenomenologi, yang secara umum
    dimaksudkan untuk mengetahui kajian implementasi budaya kepemimpinan pada
    pengelolaan pendidikan tingkat dasar di SDN Banjarsari Kota Bandung. Sebagai
    nara sumber dari penelitian ini adalah wakil kepala sekolah, guru-guru, dan
    penjaga sekolah. Sedangkan secara khusus SON Banjarsari belum pernah diteliti
    dengan judul yang sama. Karena itu penulis melakukan penelitian ini. Data
    dikumpulkan melalui a). observasi, b). wawancara, c). studi dokumentasi, dan d)
    triangulasi. Observasi dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan data primer
    yang didapat langsung dari sumber utama, Studi dokumentasi dilakukan untuk
    mendapat data sekunder sebagai pelengkap dari sumber primer, sedangkan
    triangulasi dilakukan untuk memperoleh data yang kredibel.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kepemimpinan di SD
    Negeri Banjarsari pada dasarnya telah mengimplementasikan pemenuhan standar
    minimal terhadap 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan, kemudian budaya
    kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam yang membentuk kepribadian Islami
    berdasarkan AI-Qur'an dan Hadits mencontoh keteladanan Rasulullah
    Muhammad SAW yakni melalui sifat-sifat Shiddiq (kejujuran), Tabligh (na/or
    tinggi), Amanah (dipercaya ), don Fathanah (kecerdasan) serta nilai-nilai budaya
    lokal, dimana gambaran yang jelas tentang pandangan hidup orang Sunda, yaitu
    masyarakat Sunda dapat hidup dalam kemandiriannya di tengah-tengah
    masyarakat dan budaya lainnya tentulah pandangan hidup itu bukannya tak
    mengalami perubahan, akan tetapi disamping yang berubah sesuai dengan
    keadaan, kiranya terdapat yang tetap, yang tidak berubah, demikianlah pandangan
    hidup orang Sunda mengandung hal-hal yang stabil dan sekaligus dinamis 2).
    Budaya kepemimpinan kolektif dan tunggal daIam penerapannya terjadi
    perbedaan dimana banyak pimpinan banyak kebijakan dan berpengaruh kurang
    kondusif, kurang harmonis dan masih mementingkan kebijakannya masing­
    masing hal ini menimbulkan kompetisi kurang sehat daIam lingkungan komplek
    sedangkan kepemimpinan tunggal penentuan kebijakan terarah, tegas,

    , . terkoordinasi dalam satu kesatuan komando pimpinan, sehingga mampu
    menyatukan pendapat 3). Dampak implementasi budaya kepemimpinan tunggal
    beroleb basil kondusifitas kinerja warga sekolah, prestasi yang diraih peserta
    didik meningkat, menanamkan kejujuran bagi semua warga sekolah, penyediaan
    fasilitas sarana prasarana pendukung meningkat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi