Detail Cantuman

Image of KOMUNIKASI KEKERASAN DALAM TAWURAN PELAJAR  DI JAKARTA (Studi Fenomenologi Terhadap Pengalaman Tujuhbelas Pelaku Tawuran Pelajar SLTA di Jakarta)

 

KOMUNIKASI KEKERASAN DALAM TAWURAN PELAJAR DI JAKARTA (Studi Fenomenologi Terhadap Pengalaman Tujuhbelas Pelaku Tawuran Pelajar SLTA di Jakarta)


KOMUNIKASI KEKERASAN
DALAM TA WURAN PELAJAR DI JAKARTA

(Studi Fenomenologi Terhadap Pengalaman Tujuhbelas Pelaku Tawuran

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0809Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Hen k/R.17.84.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;605 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Hen k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • KOMUNIKASI KEKERASAN
    DALAM TA WURAN PELAJAR DI JAKARTA

    (Studi Fenomenologi Terhadap Pengalaman Tujuhbelas Pelaku Tawuran
    Pelajar SLTA di Jakarta)

    Oleh:

    Heni Hayat
    Promotor & Copromotor:

    Dr. Anter Venus, M.A, Comm, Dr. Hj. Tine Silvan a R., M.Si,
    Prof.Dr. Alo Liliweri, M.S

    Tawuran yang dilakukan pelajar merupakan reaksi dari komunikasi
    kekerasan yang kerap dilakukan di Iingkungan sekolah. Kekerasan komunikasi yang
    tanpa disadari telah membentuk konsep diri seorang pelajar yang awalnya takut untuk
    melakukan kekerasan menjadi berani melakukan kekerasan karena desakan situasi.
    Desakan situasi berupa tekanan dan ancaman bisa berasal dari dalam dan luar
    lingkungan sekolah.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1 )pemaknaan komunikasi
    kekerasan, 2)pengalaman dalam melakukan komunikasi kekerasan dan 3)mengetahui
    motif yang melatarbelakangi siswa melakukan komunikasi kekerasan dipahami dari
    perspektif pelaku. Teori-teori yang relevan dalam penelitian adalah: Teori
    Fenomenologi, Teori Interaksionime Simbolik, Teori konvergensi Simbolik, dan
    Teori Labelling ..

    Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif yang menekankan pada
    pemahaman subjek terhadap realitas yang ada dengan menggunakan metode
    Fenomenologi dalam mengungkap realitas fenomena komunikasi kekerasan yang
    menjadi penyebab tawuran. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan
    melalui indepth interview dan observasi. Validasi data yang dilakukan dalam
    penelitian ini yaitu triangulasi terhadap sumber-sumber lain yang dinilai lebih

    kompeten. .

    Hasil penelitian ditemukan bahwa kekerasan komunikasi yang menjadi
    penyebab tawuran dimaknai sebagai komunikasi kekerasan bermuatan kebencian,
    pertentangan dan permusuhan. Komunikasi kekerasan juga digunakan untuk
    kepatuhan, sebagai hukuman dan sebagai motivasi terhadap kelomponya.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi