DAMPAK KETERIKATAN DAN KOMITMEN KARYAWAN TERHADAP NIAT BERHENTI YANG DIMODERASI KETIDAKAMANAN KERJA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI SEKTOR PERBANKAN KOTA BANDUNG
Niat berhenti merupakan masalah penting yang dapat mempengaruhi kinerja
karyawan. Masalah ini banyak dialami oleh karyawan frontliner bank ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0806 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658 Ded d/R.12.149.1Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xiv,;235 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658 Ded dTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rusyandi Deddy -
Niat berhenti merupakan masalah penting yang dapat mempengaruhi kinerja
karyawan. Masalah ini banyak dialami oleh karyawan frontliner bank termasuk
karyawan Bank Umum di Kota Bandung. Terdapat indikasi bahwa masalah ini
timbul karena adanya ketidakamanan kerja pada pekerjaanfrontliner, disamping itu
terdapat indikasi bahwa karyawan jrontliner Kota Bandung memiliki keterikatan
dan komitmen karyawan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengeksplorasi dan mengkaji serta menganalisis gambaran: keterikatan,
komitmen, ketidakamanan kerja, niat berhenti, dan kinerja karyawan frontliner
Bank Umum di Kota Bandung. Disamping itu dilakukan analisis terhadap pengaruh
keterikatan dan komitmen karyawan terhadap kinerja karyawan melalui niat
berhenti, dan pengaruh keterikatan dan komitmen karyawan terhadap niat berhenti
setelah dimoderasi ketidakamanan kerja.
Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian-penelitian sebelumnya
yang hanya meneliti secara parsial dari masalah yang ada serta menempatkan
variabel niat berhenti sebagai variabel mediasi yang sebelumnya belum ada yang
meneliti. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif,
dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 317
karyawan frontliner Bank Umum yang ada di Kota Bandung.
Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) karyawan frontliner Bank U mum di Kota
Bandung memiliki keterikatan yang rendah, walaupun cukup memiliki komitmen
dan kinerja namun masih jauh dari yang diharapkan. Mereka merasa bahwa
pekerjaan sebagai frontliner mengandung ketidakamanan kerja yang tinggi begitu
pula dengan niat berhenti dari bank tempat mereka bekerja pun tinggi; 2)
keterikatan dan komitmen karyawan berpengaruh negatif terhadap terhadap niat
berhenti; 3) niat berhenti hanya memediasi secara parsial baik keterikatan karyawan
terhadap kinerja karyawan maupun komitmen karyawan terhadap kinerja
karyawan; 4) selain itu ditemukan pula bahwa ketidakamanan kerja hanya
memoderasi komitmen karyawan terhadap niat berhenti, tapi tidak memoderasi
keterikatan karyawan terhadap niat berhenti karyawan frontliner Bank U mum di
Kota Bandung. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






