Detail Cantuman

Image of KEPEMIMPINAN RESONAN,  KETERIKATAN KERJA, BERBAGI PENGETAHUAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KOMPETENSI GURU SMP (Studi pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran di DKI Jakarta)

 

KEPEMIMPINAN RESONAN, KETERIKATAN KERJA, BERBAGI PENGETAHUAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KOMPETENSI GURU SMP (Studi pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran di DKI Jakarta)


Penelitian ini didasari atas makin tingginya standar pendidikan di era globalisasi,
namun disisi lain kompetensi guru di Indonesia masih ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0801Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 Dia k/R.12.149.2
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;284 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Dia k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini didasari atas makin tingginya standar pendidikan di era globalisasi,
    namun disisi lain kompetensi guru di Indonesia masih belum mencapai potensi
    yang diharapkan. Dalam membantu pengembanganpotensi guru di Indonesia,
    pemerintah membentuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai
    wadah pengembangan diri para guru. Namun, tidak semua MGMP di DK!
    Jakarta aktif melakukan kegiatan rutin dalam pengembangan diri guru. Penelitian
    ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kepemimpinan dan kegiatan berbagi
    pengetahuan di MGMP serta keterikatan guru pada profesi dalam peningkatan
    kompetensi individu guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di DKI Jakarta.

    Penelitian ini menggunakan data primer dengan jumlah responden 265 orang guru
    yang mengampu mata pelajaran beragam. Dalam menjawab asumsi sementara
    penelitian ini, digunakan pendekatan SEM-PLS dengan WrapLS 5.0. Penggunaan
    pendekatan ini untuk mencari komposisi model yang terbaik dalam upaya
    peningkatan kompetensi guru.

    Hasil yang didapat dari pengolahan data mentah membuktikan bahwa kompetensi
    guru dapat dikembangkan dengan meningkatkan kegiatan berbagi pengetahuan
    dan keterikatan kerja pada diri guru. Kepemimpinan resonan secara stastistik
    tidak memiliki pengaruh terhadap kompetensi guru secara langsung, namun harus
    melalui berbagi pengetahuan dan keterikatan kerja. Kepemimpinan resonan
    terbukti mempengaruhi berbagi pengetahuan dan keterikatan kerja secara
    langsung dan keterikatan kerja memiliki pengaruh langsung terhadap berbagi
    pengetahuan. Penelitian im menghasilkan keterbaharuan berupa model
    pengembangan kompetensi berbasis interaksi kelompok dengan kepemimpinan
    resonan sebagai dasar pengembangan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi