SITUS GUNUNG PADANG DALAM KONTEKS KEBUDAYAAN, MANUSIA DAN LINGKUNGAN
UTFI YONDRI. SITUS GUNUNG PADANG DALAM KONTEKS
KEBUDAY AAN, MANUSIA DAN LINGKUNGAN. (Disertasi di bawah
promotor Prof Dr. Nina ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0798 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 306 Lut s/R.18.3.8Penerbit program doktor ilmu sastra : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xxx,;561 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 306 Lut sTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Yondri Lutfi -
UTFI YONDRI. SITUS GUNUNG PADANG DALAM KONTEKS
KEBUDAY AAN, MANUSIA DAN LINGKUNGAN. (Disertasi di bawah
promotor Prof Dr. Nina Herlina M.Si, Ko-promotor Prof Dr. Mundardjito dan
Dr. Mumuh Muhsin Zakaria. Program Studi Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Padjadjaran, 2016
Disertasi ini membahas tentang situs Gunung Padang dalam konteks
kebudayaan, manusia, dan lingkungan. Penelitian dilakukan menggunakan metode
kualitatif dengan melibatkan berbagai disiplinilmu meliputi; arkeologi, geologi,
sejarah, filologi, dan antropologi. Dalam penelitian digunakan berbagai sumber
data yang berasal dari kajian lapangan, kepustakaan, hasil uji laboratorium, dan
wawancara. Tujuan penelitian adalah untuk menjawab berbagai permasalahan
situs Gunung Padang yang berkaitan dengan bentuk, struktur, sumber bahan,
kronologi budaya, hunian di sekitar lokasi, perkembangannya dalam budaya lokal,
perbandingan dengan situs lain di bagian barat dari wilayah Jawa, serta berbagai
kontroversi tentang budaya lain di Gunung Padang.
Situs Gunung Padang berbentuk punden berundak, terdiri dari lima teras,
dilengkapi dengan mata air (sumur), dan tangga utama, terbuat dari susunan batu
andesit berbentuk balok (columnar stones). Berdasarkan hasil analisis 14e,
struktur punden situs Gunung Padang dibangun sekitar 117 SM, menggunakan
batu tersedia di alam (Gunung Padang) itu sendiri, dengan menerapkan pola
sederhana yang memiliki nilai kearifan terhadap kondisi lingkungan yang ada
pada saat itu. Bentuk situs Gunung Padang tidak dapat disamakan dengan bentuk
piramida karena bentuk dan struktur yang berbeda.
Situs Gunung Padang telah mengalarni rentang budaya cukup lama, dan
kemudian telah memberikan kontribusi dalam perkembangan budaya lokaL Hal
ini dapat dilihat dari kegiatan ritual dan kepercayaan masyarakat yang dilakukan
oleh berbagai lapisan masyarakat di situs Gunung Padang.
Tidak ditemukan bukti budaya yang lebih tua di bawah struktur situs
Gunung Padang, begitu juga dengan lapisan peredam saringan pasir gempa, koin
kuno, semen kuno, golok raksasa, dan juga buatan manusia kamar di dalamnya.
Hal ini telah memicu meningkatnya dampak ke situs Gunung Padang setelah lima
tahun yang lalu telah dikembangkan sebagai tujuan wisata. Dapat disimpulkan
bahwa penggunaan saat ini situs tersebut tidak selaras dengan upaya pelestarian.
Situs Gunung Padang dapat disimpulkan merupakan hasil interaksi antara
manusia, budaya, dan lingkungan yang terjadi di masa lalu, dan telah berkembang
dalam jangka waktu dan lintas-budaya yang cukup panjang. Situs Gunung Padang
mengandung berbagai nilai budaya dan kemasyarakatan masa lalu. Diharapkan ke
depan situs ini dapat dipertahankan kelestariannya. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






