<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8885">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Tingkat Efisiensi Perguruan Tinggi Swasta Sebagai Sebuah learning Organization</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rina Anindita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program doktor fakultas ekonomi UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;243 hlm,;29,;cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pennasalahan dalam penelitian ini didasarkan atas gap fenomena atau fakta, gap &#13;
penelitian sebelurnnya, dan gap teori. Gap fenomena atau fakta menunjukkan kondisi &#13;
kinerja dosen di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) kopertis III dilihat dari penelitian, &#13;
pengabdian masyarakat dan publikasi penulisan jlmiah. Gap penelitian dilihat dari teori &#13;
learning organization yang mengacu pada konsep dari Watkins and Marsick untuk &#13;
lembaga pendidikan tinggi. Yang terakhir, gap penelitian yang memandang variabel &#13;
learning organization sebagai variabellevel organisasi dan variabel kinerja dosen sebagai &#13;
variabel dari level individu. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris dan menemukan kejelasan dari &#13;
fenomena diatas. Tujuan pertama, yaitu untuk melihat apakah PTS di kopertis III telah &#13;
merupakan sebuah learning organization. Kedua, untuk melihat apakah model learning &#13;
organization berlaku pada PTS kopertis Ill. Ketiga, untuk melihat apakah learning &#13;
organization belajar berada pada level yang berbeda dengan kinerja dosen, yaitu level &#13;
organisasi dan level individu. Keempat, untuk melihat bagaimana sebuah PTS sebagai &#13;
sebuah learning organization dapat memberikan pengaruh kepada kinerja dosen melalui &#13;
work engagement dan kompetensi. Dan yang terakhir adalah mengukur seberapa efisien &#13;
PTS-PTS yang ada di kopertis III sebagai sebuah learning organization dalam &#13;
meningkatkan kinerja dosen. &#13;
&#13;
Desain penelitian adalah penelitian survey. Dimana metode analisa data menggunakan &#13;
deskriptif, verifikatif dan matematis. Deskriptif dengan menggunakan angka indeks, &#13;
verifikatif dengan regresi OLS dan Multi/evel mode ling dan matematis dengan Data &#13;
Envelopment Analysis. &#13;
&#13;
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari indikator learning organization, PTS di &#13;
Kopertis III belum merupakan learning organization, tetapi sedang berusaha menjadi &#13;
. sebuah learning organization. Dimana model learning organization dari Watkins dan &#13;
Marsick berlaku di PTS kopertis Ill. Selanjutnya terlihat bahwa organisasi pembelajar &#13;
&#13;
. merupakan variabel pada level organisasi dan kinerja dosen adalah level individu, dimana &#13;
learning organization dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kinerja dosen &#13;
baik secara langsung maupun melalui kompetensi. Dari hasil Data Envelopment Analysis &#13;
terlihat bahwa beberapa PTS di Kopertis III dapat menjadi benchmark dalam &#13;
menjalankan aktifitas learning organization untuk meningkatkan kinerja, yaitu &#13;
Universitas Gunadarma, Trisakti, STIK&amp;K, dan STIE Achmad Dahlan. &#13;
&#13;
Kebaruan penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan ukuran Learning &#13;
Organization dari Watkins dan Marsick yang membedakan Learning Organization ke &#13;
dalam dua variabel yaitu Learning Organization People Level dan Structure Level. &#13;
Penelitian ini membuktikan bahwa variabel Learning Organization merupakan variabel &#13;
perilaku organisasi yang memiliki level yang berbeda baik dari tingkatan teori maupun &#13;
unit analisis, setelah dihitung nilai lee nya. Sehingga pada penelitian selanjutnya &#13;
disarankan menggunakan dua unit alat analisis. Penelitian ini mencoba mengukur nilai &#13;
efisiesi relatif perguruan tinggi swasta sebagai sebuah Learning Organization.</note>
 <note type="statement of responsibility">Anindita Rina</note>
 <subject authority="">
  <topic>Learning Organization, Kinerja Dosen, Work Engagem</topic>
 </subject>
 <classification>658 Rin a</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>658 Rin a/R.12.192.2</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0787</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8885</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-02 09:50:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>