Liquidity Capm : Penetapan Harga Aset Dengan Menggunakan amortized Liquidation Cost di Bursa Efek Indonesia
Fokus utama dari penelitian rm adalah bagaimana memperhitungkan
liquidation cost dalam model penetapan nilai aset atau CAPM (Capital Asset ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0784 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658 Ern i/R.12.151.1Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xx,;289 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658 Ern iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Garina Erna -
Fokus utama dari penelitian rm adalah bagaimana memperhitungkan
liquidation cost dalam model penetapan nilai aset atau CAPM (Capital Asset
Pricing Model). Hasil kajian literatur mengenai berbagai proksi likuiditas dan
pengaruhnya pada return ditemukan bahwa kurang tepatnya penggunaan proksi
likuiditas menyebabkan banyak hasil penelitian memberikan kesimpulan yang
berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut, dalam penelitian ini diusulkan liquidation
cost yang diamortisasi (amortized liquidation cost) sebagai proksi likuiditas dalam
model penetapan nilai as et atau LCAPM (Liquidity Capital Asset Pricing Model).
Sebagai proksi liquidation cost digunakan bid-ask spread, amihud factor, dan
perubahan harga saham (price change). Proksi yang diusulkan (amortized)
dibandingkan dengan proksi lainnya (non-amortized). Model dan proksi yang
diusulkan diuji dengan menggunakan data yang diperoleh dari Bursa Efek
Indonesia antara tahun 2002 sampai dengan 2014.
Hasilanalisis data menunjukkan bahwa biaya likuidasi yang diamortisasi
mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap return seperti yang
diharapkan. Hasil ini tetap bertahan walaupun faktor ukuran (size) perusahaan
diperhitungkan. Hasil positif yang signifikan serta robust terhadap faktor size ini
tidak didapat jika digunakan proksi liquidation cost yang tidak diamortisasi.
Dalam model LCAPM, penggunaan liquidation cost yang diamortisasi
memberikan hasil sesuai dengan yang dihipotesiskan. Risiko total pasar (net beta)
dan liquidation cost yang diamortisasi keduanya mempunya pengaruh positif dan
signifikan pada return. Hasil ini tetap bertahan walaupun faktor size diperhitungkan.
Hasil positifyang signifikan dan robust ini tidak didapatjika proksi liquidation cost
yang digunakan dalam LCAPM tidak diamortisasi. Dilihat dari tingkat
signifikansinya, price change yang diamortisasi memberikan hasil yang paling baik
dibanding bid-ask spread maupun amihud factor yang diamortisasi.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






