<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8863">
 <titleInfo>
  <title>Wacana Wifiq Dalam Kitab Al Aufaq Karya Imam Al Ghazali :</title>
  <subTitle>kajian Struktur Dan Pragmatik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Nanang Qosim</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>program doktor pasca sarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;245 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disertasi ini bezjudul &quot;Wacana Wifiq dalam Kitab Al Aufoq Karya Imam &#13;
Al Ghazali: Kajian Struktur dan Pragmatik&quot;. Penelitian ini mengkaji wacana Wifiq &#13;
ditinjau dari struktur dan pragmatik yang difokuskan pada (1) jenis wacana Wifiq, &#13;
(2) unsur linguistik dalam struktur wacana Wifiq, dan (3) maksud yang terdapat &#13;
dalarn wacana Wifiq. Adapun metode yang digunakan dalarn penelitian ini adalah &#13;
metode deskriptif dengan metode simak dan metode catat dengan sumber data &#13;
kitab At Aufaq Imam AI Ghazali. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) wacana wifiq memiliki tiga jenis, &#13;
yaitu wifiq kotak, wifiq teks, dan wifiq garnbar dengan struktur sebagai berikut: (1) &#13;
struktur wacana wifiq kotak, yaitu ( a) berstruktur angka, (b) berstruktur huruf, ( c) &#13;
berstruktur angka dan huruf, (d) berstruktur angka dan kata, (e) berstruktur kode, &#13;
dan (t) berstruktur angka dan simbol, (2) struktur wacana wifiq garnbar, yaitu (a) &#13;
abstraksi berdasarkan ayat Alquran, (b) abstraksi berdasarkan huruf, (c) abstraksi &#13;
berdasarkan kata dan ayat, dan (d) angka, huruf, kata, dan ayat Alquran, dan (3) &#13;
struktur wacana wifiq teks, yaitu (a) struktur berdasarkan ayat Alquran, (b) &#13;
struktur berdasarkan penggaIan ayat Alquran, (c) struktur berdasarkan gabungan &#13;
ayat dan ayat, (d) struktur berdasarkan ayat dan penggalan ayat, (e) struktur &#13;
berdasarkan gabungan penggalan ayat dan penggalan ayat, (t) struktur &#13;
berdasarkan penggalan ayat dan bukan Alquran, dan (g) struktur berdasarkan &#13;
bukan Alquran. Sebagai bentuk model penulisan dan pembacaan wacana wifiq &#13;
terdapat beberapa hal, yaitu model penulisan bersarnbung dan terpisah, dan model &#13;
pembacaan wacana wifiq intravisual dan ekstravisual. Pembacaan intravisual &#13;
adaIah model pembacaan yang mengacu pada tulisan wifiq. Pembacaan &#13;
ekstravisual adalah model pembacaan berdasarkan inferensi atau praduga dengan &#13;
didasari pengetahuan, pengalarnan, dan wawasan. (2) Berdasarkan unsur-unsur &#13;
struktur wacana wifiq terdapat enarn unsur untuk membentuk sebuah wacana &#13;
wifiq, yaitu huruf, kata, teks, simbol, garnbar, dan angka. (3) Kandungan makna &#13;
dan nilai yang terdapat pada wacana wifiq, berupa (a) makna filosofis, (b) makna &#13;
huruf, (c) makna angka, (d) makna kata, (e) makna kalimat, (f) makna simbol, (g) &#13;
makna kontekstual, (h) makna mistis, dan (i) makna spiritual. Kemudian &#13;
kandungan nilai yang terdapat pada wacana wifiq, berupa: (a) nilai visual, (b) nilai &#13;
religi, (c) nilai edukasi, (d) niiai budaya, (e) niiai nistoris, dan (f) nilai numerik. &#13;
(4) Pendayagunaan wacana wifiq daIarn konteks terbagi menjadi tujuh bagian, &#13;
yaitu (a) konteks po Iitik, yaitu sebuah permohonan yang yang bersifat po litis &#13;
(mendapatkan kedudukan dalarn pemerintahan), (b) konteks kemanan, yaitu wifiq &#13;
yang bersifat kearnanan dan keselarnatan, ( c) konteks sosial, yaitu wifiq yang &#13;
digunakan dalarn konteks sosiaI (menarik simpati, menjaga keluarga), (d) konteks &#13;
kesehatan, yaitu wifiq yang digunakan sebagai permohonan untuk mendapatkan &#13;
kesehatan atau media pengobatan (e) konteks pertanian, yaitu wifiq yang &#13;
&#13;
- digunakan sebagai bentuk permohonan daIarn hal pertanian (menjaga pertanian &#13;
dari harna), (t) konteks pendidikan, yaitu wifiq yang digunakan sebagai &#13;
permohonan untuk mendapatkan kecerdasan, dan (g) konteks hukum, yaitu wifiq &#13;
yang digunakan sebagai bentuk. perlindungan dalam peradilan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Nanang Qosim</note>
 <subject authority="">
  <topic>Wacana, Wifiq, Struktur, Pragmatik</topic>
 </subject>
 <classification>400 Muh w</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>400 Muh w/R.18.16.8</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0765</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8863</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-04 09:30:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>