<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8858">
 <titleInfo>
  <title>MODEL PENGEMBANGAN KLASTER AGRIBISNIS KENTANG DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LUKMAN HAKIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>program doktor ilmu pertanian</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;335 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pengembangan klaster &#13;
agribisnis kentang dalam upaya peningkatan pendapatan dan posisi tawar petani di &#13;
Proyinsi Aceh. Metode yang diaplikasikan untuk mencapai tujuan terse but adalah &#13;
metodologi dinamika si stem, yang merupakan pendekatan pemodelan berbasis &#13;
berpikir sistemik serta menggunakan perspektif berdasarkan umpan balik &#13;
informasi dan delays, untuk memahami dinamika perilaku yang kompleks dari &#13;
sistem fisika, sistem biologis, dan sistem sosial, yang terjadi pada klaster &#13;
agribisnis kentang. Sentra produksi kentang Provinsi Aceh, yaitu Kabupaten Aceh &#13;
Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, menjadi wilayah kerja penelitian ini. &#13;
&#13;
Identifikasi kebutuhan untuk model klaster dilakukan melalui studi &#13;
pustaka dan wawancara dengan pakar dari pemangku kepentingan, yaitu praktisi &#13;
dan pengambil kebijakan yang terlibat dalam prosedur penyediaan input, &#13;
produksi, serta pemasaran output kentang. Data yang dikumpulkan terdiri dari &#13;
data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui kegiatan observasi, &#13;
wawancara mendalam dengan responden, serta aktivitas FGD (Focus Group &#13;
Discussion), sedangkan data sekunder didapatkan melalui studi kepustakaan dari &#13;
berbagai sumber literatur, buku, jumal ilmiah, serta beragam publikasi yang &#13;
berkaitan dengan penelitian ini. Formulasi model dilakukan dengan software &#13;
Veneta Simulation (Vensim DSS), yang dilanjutkan dengan simulasi. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan peran empat komponen utama untuk &#13;
mewujudkan pengembangan klaster agribisnis kentang, yaitu: manajemen rantai &#13;
pasok, orientasi kewirausahaan, pemangku kepentingan dan kernitraan yang &#13;
terlibat, serta kebijakan publik. Dalam upaya pengembangannya, penelitian ini &#13;
mengajukan delapan skenario, yaitu: (1) menambah luas lahan produktif usahatani &#13;
kentang, yang memberikan hasil peningkatan volume produksi, (2) menggunakan &#13;
bibit kentang bersertifikat umbi G2, menghasilkan level produktivitas yang lebih &#13;
tinggi, (3) menyediakan bibit kentang bersertifikat sesuai kebutuhan petani, &#13;
menunjukkan bahwa hasil produksi kentang meningkat, (4) menambah jumlah &#13;
petani kompeten, memperlihatkan peningkatan pada hasil produksi, (5) &#13;
memperpendek jangka waktu pembayaran piutang koperasi dan petani mitra &#13;
industri, menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah kas, (6) mendesain model &#13;
kemitraan sinergis melalui penambahan dana pinjaman dan penghapusan struktur &#13;
piutang, menunjukkan bahwa penerimaan, keuntungan, RJC, dan kas petani &#13;
kentang, meningkat dibandingkan sebelumnya, (7) sertifikasi kentang hasil &#13;
produksi petani kemitraan sinergis, menunjukkan peningkatkan penerimaan, &#13;
keuntungan, RJC, dan kas petani (8) menyediakan model struktur kelembagaan &#13;
pada klaster agribisnis kentang, diperoleh hasil bahwa &quot;struktur jaringan&quot; &#13;
memberikan independensi dan fleksibilitas dalam hal kerjasama dengan institusi &#13;
lain berdasarkan kerjasama yang saling menguntungkan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">HAKIM LUKMAN</note>
 <subject authority="">
  <topic>dinamika sistem, klaster, rantai pasok, kewirausah</topic>
 </subject>
 <classification>635.259 811 Luk m</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>635.259 811 Luk m/R.15.70.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0760</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8858</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-06 10:06:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>