Detail Cantuman

Image of BUDAYA ORGANISASI PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS

 

BUDAYA ORGANISASI PADA FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS


Permasalahan dalarn penelitian ini adalah budaya organisasi pada rurnah
sakit dan puskesrnas belurn berdarnpak positif terhadap petugas ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0757Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Her b/R.17.198.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x,;282hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Her b
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Permasalahan dalarn penelitian ini adalah budaya organisasi pada rurnah
    sakit dan puskesrnas belurn berdarnpak positif terhadap petugas dalarn pernberian
    layanan kesehatan yang berkualitas sesuai tuntutan kebutuhan rnasyarakat di
    Kabupaten Kepulauan Anarnbas. Kajian budaya organisasi rnenggunakan teori
    Leebov and Scott (1994), rneliputi: visi rnanajernen dan kornitrnen, akuntabilitas,
    pengukuran dan urnpan balik, pernecahan rnasalah dan perbaikan proses,
    kornunikasi, pengernbangan dan pelatihan staf, keterlibatan dokter, penghargaan
    dan pengakuan, keterlibatan staf dan pernberdayaan, dan pengingat dan
    penyegaran.

    Metode penelitian kualitatif dipilih untuk pengungkapan proses dan
    interpretasi rnakna dengan pendekatan budaya organisasi, sehingga dapat
    rnenjelaskan data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokurnen yang
    berhubungan dengan penelitian. Penentuan informan dilakukan secara purpossive,
    sesuai dengan keperluan dan tujuan penelitian, informan dibagi rnenjadi dua
    kelornpok, yaitu petugas kesehatan dan rnasyarakat.

    Ternuan penelitian rnenunjukkan, budaya organisasi pada rurnah sakit dan
    puskesrnas belurn sesuai dengan teori Leebov and Scott, dapat dilihat dari:
    petugas rnelayani pasien sebatas perintah dan kebiasaan, belurn rnerniliki uraian
    tugas yang rnengakornodir kebutuhan pasien; petugas rnenjalankan Standar
    Operasional Prosedur (SOP) yang dibuat seadanya, belurn dapat rnernenuhi
    kebutuhan pasien; petugas belurn rnenunjukkan perilaku caring ketika pasien
    rnenerirna layanan; informasi dari petugas yang tidak rnerniliki kornpetensi
    rnenyebabkan pasien tidak percaya terhadap pelayanan yang akan diberikan;
    pesien akan rnernilih petugas yang terarnpil, rarnah, dan sabar dibandingkan
    pegawai baru; dokter hanya rnenjalankan standar prosedur penanganan rnedis,
    belurn bersikap ernpati; kinerja pelayanan petugas rnenurun karena tidak diberikan
    insentif; pelayanan pasien rnenjadi terganggu karena tidak tersedia dana; petugas
    yang rnengalarni kejenuhan tidak diberikan pengingat dan penyegaran.

    Kebijakan tentang penerapan SOP, 'pernberian insentif tenaga kesehatan,
    dan pengernbangan kornpetensi bagi seluruh tenaga kesehatan, rnenjadi dasar bagi
    perbaikan budaya organisasi untuk rnenghadirkan pelayanan kesehatan yang
    berkualitas.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi