<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8842">
 <titleInfo>
  <title>MUSIK ORKESTRA DI INDONESIA:</title>
  <subTitle>Dinamika Erwin Gutawa Orchestra dalam Budaya Populer</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ranti Rachmawanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>program doktor ilmu budaya</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxiii,;346 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Disertasi berjudul Musik Orkestra di Indonesia: Dinamika Erwin Gutawa &#13;
Orchestra dalam Budaya Populer ini merupakan kajian terhadap perkembangan &#13;
musik orkestra di Indonesia, khususnya tentang dinamika pada Erwin Gutawa &#13;
Orchestra yang berada di wilayah industri musik. Penulisan diawali dengan melihat &#13;
secara holistik fenomena-fenomena pada pertunjukan musik orkestra yang berada &#13;
di wilayah industri musik. Penelitian difokuskan pada terjadinya dinamika Erwin &#13;
Gutawa Orchestra dalam proses pencapaiannya sebagai orkestra yang memiliki &#13;
eksistensi di masyarakat. Budaya populer digunakan sebagai kerangka kajian &#13;
karena relevansinya dengan wilayah industri musik yang menjadi arena Erwin &#13;
Gutawa Orchestra melakukan produksi pertunjukan. Aspek kajian dan analisis &#13;
meliputi struktur Erwin Gutawa Orchestra yang terdiri dari instrumen, pemain, &#13;
organisasi, pertunjukan, audiens penikmat orkestra, serta peran lingkungan yang &#13;
mendukungnya. Metode kualitatif menjadi pilihan cara yang digunakan untuk &#13;
mengolah data, mengkaji dan menganalisis temuan-temuan di lapangan. &#13;
Pendekatan yang digunakan sebagai penunjang metode penelitian adalah &#13;
pendekatan etnografi dan interdisipliner antara musikologi dengan kajian budaya &#13;
khususnya budaya populer, sehingga kajian penelitian menjadi lebih komprehensif &#13;
Berdasarkan seluruh penjelasan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, &#13;
dapat dikatakan bahwa posisi Erwin Gutawa Orchestra dalam perkembangan &#13;
musik orkestra di Indonesia berada dalam wilayah industri musik dengan memiliki &#13;
konstruksi, karakter dan ciri khas tersendiri, serta konsistensi produksi pertunjukan &#13;
yang membedakannya dengan orkestra lain. Perubahan, modifikasi, dan inovasi &#13;
yang dilakukan oleh Erwin Gutawa terhadap konstruksi orkestranya meliputi &#13;
instrurnen, pemain, manajemen, pertunjukan dan audiens. Perubahan yang terjadi &#13;
ini diikuti pula oleh perubahan pada aspek budaya di dalam orkestra, meliputi aspek &#13;
mentifact (ide, gagasan, latar belakang); sociofact (interaksi dan lingkungan sosial); &#13;
dan artifact (benda). Berbagai perubahan, inovasi, dan modifikasi pada konstruksi, &#13;
serta produksi kultural pada Erwin Gutawa Orchestra mendapat pengaruh kuat dari &#13;
habitus, area (field) dan modal yang dimiliki oleh Erwin Gutawa. Dinamika yang &#13;
terjadi pada Erwin Gutawa Orchestra meliputi dua aspek yaitu aspek konstruksi &#13;
orkestra dan lingkungan sosialnya. Dinamika terjadi karena Erwin Gutawa berani &#13;
melakukan berbagai perubahan, inovasi, dan modifikasi yang fleksibel pada &#13;
konstruksi dan konvensi standar sebuah orkestra. Keberhasilan sebagai salah satu &#13;
orkestra yang memiliki eksistensi dan popularitas di masyarakat, terjadi karena &#13;
adanya lima aspek yang saling berkaitan yaitu, habitus dan modal dari Erwin &#13;
Gutawa sebagai aktor (agen) utama, arena produksi pertunjukan yang berada di &#13;
wilayah industri musik, dukungan komunal dari seniman yang terlibat, dan &#13;
dukungan dari lingkungan yang terdiri dari sponsor, pemerintah serta audiens. &#13;
Keseluruhan aspek ini sejalan dengan unsur budaya populer meliputi identitas, &#13;
produksi, konsumsi, regulasi, dan representasi dari Erwin Gutawa Orchestra</note>
 <note type="statement of responsibility">Rachmawanti Ranti</note>
 <subject authority="">
  <topic>Erwin Gutawa Orchestra, Budaya Populer, Industri M</topic>
 </subject>
 <classification>784.2 Ran m</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>784.2 Ran m/R.18.38.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0742</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8842</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:23</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-04 11:06:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>