Detail Cantuman

Image of Implementasi Instrumen Hak Asasi Manusia dalam Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat dihubungkan dengan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia

 

Implementasi Instrumen Hak Asasi Manusia dalam Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat dihubungkan dengan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia


ABSTRAK
IMPLEMENTASI INSTRUMEN HAK ASASI MANUSIA DALAM
PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA I3ERAT DIHUBUNGKAN DENGAN
SISTEM PERADILAN ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100100276341.48 Wib i/R.11.36Perpustakaan Pusat (Ref.11.36)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    341.48 Wib i/R.11.36
    Penerbit Program Doktor Ilmu Hukum UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv,;326 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    341.48 Wib i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    IMPLEMENTASI INSTRUMEN HAK ASASI MANUSIA DALAM
    PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA I3ERAT DIHUBUNGKAN DENGAN
    SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA
    flak asasi manusia merupakan hak yang bersifat universal yang berlaku di semua tempat dan di setiap waktu, akan tetapi pelaksanaan dari hak asasi manusia yang bersifat universal tersebut, sering kali sangat tergantung dan bagaimana negara melakukan implementasi terhadap hak asasi manusia yang terkadang sangat tergantung kepada pandangan Negara tersebut mengenai hak asasi manusia. Oleh karena itu sebagai negara hukum, Indonesia menjadikan hak asasi manusia sebagai sesuatu yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan bernegara, yang tidak saja dalam bentuk aturan yang terdapat dalam perundang-undangan, tetapi juga dalam pelaksanaannya, dengan memperhatikan teori hak asasi manusia yang berlaku secara universal dengan tujuan untuk melakukan pembangunan hukum sebagaimana yang dimaksudkan dalam teori hukum pembangunan, serta dengan memperhatikan bagaimana sistem peradilan pidana Indonesia memberikan perlindungan terhadap korban pelanggaran hak asasi manusia serta bagaimana sistem peradilan pidana Indonesia dapat menghukum pelaku pelanggaran hak asasi manusia khususnya pelaku pelanggaran hak asasi manusia berat, sehingga perrnasalahan yang timbul adalah bagaimana pengaturan tentang pelanggaran pelanggaran hak asasi manusia berat dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia dan bagaimana penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia berat dalam sistem peradilan pidana di Inonesia.
    Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menitikberatkan pada data sekunder_ Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Tahapan penelitian dilakukan melalui penelitian kepustakaan.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep hak asasi manusia yang merupakan konsep yang universal yang dituangkan dalam perundang-undangan hak asasi manusia ketika diimplernentasikan dalam bentuk tanggungjawab negara dalam penegalcannya menjadi suatu hal yang bertentangan ketika negara ternyata tidak memberikan pemulihan efektif atas pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi. Hal ini menunjukan bahwa sebagai negara hukum, Indonesia mempunyai tanggungjawab penegakan hak asasi manusia yang dibuktikan dalam ha] pemulihan yang efektif atas pelanggaran hak asasi manusia sebagai bagian dari hak asasi manusia. Selain itu, guna mendorong pembangunan hukum di Indonesia diperlukan upaya yang lebih konkrit dalam penerapan konsep hak asasi manusia yang universal khususnya pemulihan yang efektif atas pelanggaran hak asasi manusia, sehingga di Indonesia perlu didorong adanya sistem hukum peradilanpidana yang dapat melindungi korban pelanggaran hak asasi manusia berat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi