Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antibakteri Teh Hitam (Camellia sinensis (L.) O.Kuntze) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans dengan Metode Difusi Agar.


Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak metanol teh hitam (Camellia sinensis (L.) O.Kuntze) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021021000062Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1255
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1255
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak metanol teh hitam (Camellia sinensis (L.) O.Kuntze) terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans. Ekstrak metanol teh hitam dapat memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans. Ekstrak metanol tersebut difraksinasi dengan menggunakan n-heksan dan etil asetat. Fraksi etil asetat teh hitam (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) memiliki aktivitas antibakteri terbesar terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans, dibandingkan dengan fraksi n-heksan dan fraksi air. Perbandingkan aktivitas antibakteri antara ekstrak metanol teh hitam dengan ampisilin terhadap bakteri Staphylococcus aureus 0,01647%, sedangkan terhadap bakteri Streptococcus viridans 1,402 x 10-3 %. Dari hasil fraksinasi kembali fraksi etil asetat diperoleh 15 fraksi. Fraksi 5 memberikan aktivitas antibakteri terbesar. Fraksi 5 dipisahkan kembali komponen - komponennya dengan kromatografi lapis tipis preparatif, menghasilkan 5 isolat. Isolat E memberikan aktivitas antibakteri terbesar terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus viridans. Isolat E yang diperoleh diidentifikasi dengan pengukuran spektrum ultraviolet dan inframerah. Hasil spektrofotometri ultraviolet dari isolat E menunjukkan adanya ikatan rangkap dua. Sedangkan hasil spektrofotometri inframerah dari isolasi E menunjukkan adanya gugus -CH2 asimetri (2923,9 cm-1), gugus -CH2 simetri (2854,2 cm-1), gugus -OH (2349,1 cm-1), gugus C=0 (1710,7 cm-1) dan gugus -CH3 (1461,9 cm-1).
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi