Detail Cantuman

Image of PENGARUH PENGETAHUAN MANAJER TERHADAP GAYA PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DAN ACTIVITY BASED MANAGEMENT SERTA IMPLIKASINYA PADA PENERAPAN DIAGNOSIS RELATED GROUP

 

PENGARUH PENGETAHUAN MANAJER TERHADAP GAYA PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DAN ACTIVITY BASED MANAGEMENT SERTA IMPLIKASINYA PADA PENERAPAN DIAGNOSIS RELATED GROUP


Kesehatan merupakan salah satu syarat pokok (basic requirement) untuk
meningkatkan daya saing suatu negara. Salah satu upaya pemerintah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100032658.403 Amb p/R.12.278Perpustakaan Pusat (REF.12.278)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658.403 Amb p/R.12.278
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;236 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658.403
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kesehatan merupakan salah satu syarat pokok (basic requirement) untuk
    meningkatkan daya saing suatu negara. Salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk
    meningkatkan kesehatan masyarakat dikembangkan melalui perbaikan jaminan
    kesehatan masyarakat. Saat ini pemerintah menggunakan sistem Diagnosis-Related
    Group sebagai dasar pembiayaan jaminan kesehatan masyarakat. Rumah Sakit
    merupakan sarana yang sangat penting bagi tercapainya masyarakat yang sehat.
    Tujuan utama rumah sakit tidak berorientasi pad a laba, meskipun demikian, rumah
    sakit perlu dikelola secara profesional. Profesionalisme dalam pengelolaan rumah
    sakit membutuhkan dukungan sistem informasi akuntansi manajemen yang memadai.
    Pengetahuan manajer tentang akuntansi manajemen memengaruhi gaya manajer
    dalam menggunakan informasi akuntansi manajemen. Gaya penggunaan informasi
    akuntansi manajemen interaktif mengarah pada desain sistem infonnasi yang
    memadai bagi organisasi. Rumah sakit merupakan organisasi yang mempunyai
    diversitas produk yang tinggi. Activity-based Management merupakan sistem
    akuntansi manajemen yang memadai bagi organisasi rumah sakit. Penelitian ini
    melakukan survei terhadap 68 rumah sakit di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
    dan Provinsi Jawa Tengah untuk menginvestigasi apakah ada pengaruh antara
    pengetahuan manajer tentang akuntansi manajerial dan gaya manajer dalam
    menggunakan informasi akuntansi manajemen dan selanjutnya terhadap penerapan
    activity-based management di 68 rumah sakit di Provinsi Daerah Istimewa
    Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini juga menginvestigasi
    penerapan sistem Diagnosis-Related Group di rumah sakit umum di Provinsi Daerah
    Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah. Metode Partial least square (PLS)
    digunakan dalam penelitian ini untuk menguji pengaruh pcngetahuan manajer, gaya
    penggunaan informasi akuntansi manajemen dan pcnerapan activity-based
    management. Selain itu Mann-Whitnev test digunakan dalam penelitian untuk
    mengkaji apakah ada perbedaan yang signifikan pad a setiap variabel yang diteliti
    diantara rumah sakit umum pemerintah dan rumah sakit umum swasta. Penelitian ini
    menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pengetahuan manajer
    terhadap gaya penggunaan informasi akuntansi rnanajernen dan activity-based
    management. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa kebersediaan
    penerapan sistem Diagnosis-Related Croup di Provinsi Dacrah Istimewa Yogyakarta
    dan Provinsi Jawa Tengah relatif rnasih rendah. Tidak ada perbedaan yang signifikan
    antara variabel pengetahuan manajer, gaya penggunaan inforrnasi akuntansi
    manajernen, ketersediaan activitv-based 111 an agenten t dan penerapan sistem
    Diagnosis-Related Croup di rumah sakit umum swasta dan rumah sakit umum
    pemerintah .
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi