Detail Cantuman

Image of ADSORPSI DAN RESIDU PARAQUAT, SIFAT TANAH SERTA BOBOT KERING TANAMAN JAGUNG PADA BERBAGAI SUBGRUP TANAH
AKIBAT PEMBERIAN AMELIORAN

 

ADSORPSI DAN RESIDU PARAQUAT, SIFAT TANAH SERTA BOBOT KERING TANAMAN JAGUNG PADA BERBAGAI SUBGRUP TANAH AKIBAT PEMBERIAN AMELIORAN


Paraquat (l,1'-dimethyl-4,4'-bipyridylium dichloride) dikenal sebagai herbisida
yang sangat toksik dan pengunaannya cukup IU?S di kaIangan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110100148631.4 sUD A/R.15.57Perpustakaan Pusat (REF.15.57)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    631.4 sUD A/R.15.57
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    XVI,;177 HLM,;29 CM
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    631.4 SUD A
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Paraquat (l,1'-dimethyl-4,4'-bipyridylium dichloride) dikenal sebagai herbisida
    yang sangat toksik dan pengunaannya cukup IU?S di kaIangan petani. Bahan ini
    dapat diadsorpsi oleh koloid tanah dan dapat mencemari tanah clan air. PeneIitian
    ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan tiga subgrup tanah berIainan ordo
    mengadsorpsi paraquat, menemukan jenis amelioran yang paling baik dalam
    menekan residu paraquat, serta mempeIajari pengaruhnya terhaclap bobot kering
    tanaman jagung. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu (1) survai Iapangan
    dan deskripsi pedon pewakil tiga ordo tanah, (2) percobaan laboratorium, meliputi
    (i) Uji adsorpsi maksimum paraquat pada tiga subgrup tanah berdasarkan
    persamaan Langmuir, dan (ii) pengaruh jenis dan dosis ameIioran pada tiga
    subgrup tanah terjenuhi paraquat terhadap adsorpsi, pH, dan daya hantar Iistrik,
    dan (3) percobaan rumah kaca, untuk mengetahui pengaruh tiga jenis ameIioran
    (zeoIit, arang aktif, bokasi jerami) dan tiga subgrup tanah tercemari paraquat
    (pada titik jenuh dan 1% titikjenuh) terhadap residu paraquat, pH dan KTK tanah
    serta bobot kering tanaman jagung (Zea mays L.). Hasil percobaan di laboratorium
    menunjukkan bahwa lapisan atas Hapludand Tipik didominasi oleh mineral Iiat
    haloisit dan sedikit amorf. Sedangkan Hapludult Tipik didominasi kaoIinit dan
    sedikit smektit, selanjutnya Endoaquert Kromik didominasi smektit dan sedikit
    kaolinit. Titik jenuh paraquat pada ketiga subgrup tanah tersebut masing-masing
    sebesar 1,883 cmoI kg", 20,833 cmol kg-I, dan 9,346 cmol kg'. Jenis dan dosis
    ameIioran masing-masing berpengaruh nyata terhadap adsorpsi paraquat, pH
    tanah dan daya hantar Iistrik pada ketiga subgrup tanah, kecuali kapasitas adsorpsi
    paraquat dan pH tidak dipengaruhi pada Hapludult Tipik. Arang aktif dosis 20%
    media tanah mampu mengadsorpsi paraquat nyata lebih tinggi dibandingkan
    dengan perlakuan Iainnya pada HapIudand Tipik, sedangkan pada Endoaquert
    Kromik, arang aktif memiliki pengaruh yang sama dengan zeolit, tetapi Iebih
    tinggi dari jerami dan kontrol. Selanjutnya, pada Hapludult Tipik perIakuan,
    bahan amelioran tidak berpengaruh terhadap adsorpsi paraquat, kecuali jika
    dibandingkan dengan kontrol. Hasil percobaan rumah kaca menunjukkan bahwa
    kombinasi subgrup tanah pada kondisi titik jenuh paraquat dengan ameIioran
    menunjukkan tanaman jagung tidak dapat tumbuh. Pencemaran paraquat 1 % titik
    jenuh pada ketiga subgrup tanah dengan pemberian amelioan, memperIihatkan
    bahwa arang aktif memberi efek signifikan lebih baik terhadap penurunan residu
    paraquat dan peningkatan KTK pada Endoaquert Kromik, clan hanya mampu
    disamai oleh arang aktif dan bokasi jerami padi sampai 4 mst. Perubahan pH
    tanah tidak berpengaruh terhadap adsorpsi dan residu paraquat di akhir vegetatif.
    Efek ameliorasi lebih nyata pada Hapludult Tipik, dengan peningkatan bobot
    kering tanaman sebesar 4,6 kali lebih tinggi dibandingkan tanpa ameIioran pada
    subgrup tanah tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi