PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP KETIMPANGAN REGIONAL DAN KEMISKINAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
Tujuan utama pene1itian ini adalah untuk menganalisis; (i) pengaruh
desentralisasi fiskal, produk domestik regional bruto perkapita, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001130100141 658 Suf p/R.12.203 Perpustakaan Pusat (REF.12.203) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 658 Suf p/R.12.203Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung., 2013 Deskripsi Fisik xvii,;284 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 658 Suf pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab SUFIRMANSYAH -
Tujuan utama pene1itian ini adalah untuk menganalisis; (i) pengaruh
desentralisasi fiskal, produk domestik regional bruto perkapita, persentase tingkat
pendidikan SMU sederajat, persentase tingkat pengangguran terbuka kepadatan
penduduk, penge1uaran pemerintah terhadap tingkat ketimpangan regional. (ii)
pengaruh desentralisasi fiskal, Produk Domestik Regional Bruto perkapita,
ketimpangan regional, persentase tingkat pendidikan SMU sederajat, persentase
tingkat pengangguran terbuka tahun sebelurnnya, kepadatan penduduk dan
pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan di provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplanatory
dan sifat pene1itian adalah verifikatif. Data yang digunakan adalah data panel
dengan jenis data sekunder yang meliputi data time series 2004-2010 dan cross
section 21 (dua puluh satu) kabupaten/kota. Metode estimasi parameter dengan
menggunakan metode persamaan single equation masing-masing melalui Fixed
Effect Model (FEM).
1
Hasil pene1itian menunjukkan bahwa: (i) Desentralisasi fiskal tidak
signifikan terhadap ketimpangan regional se1ama kebijakan desentralisasi fiskal.
Produk Domestik Regional Bruto perkapita, Persentase Tingkat Pendidikan SMU
Sederajat, Persentase Tingkat Pengangguran Terbuka dan Kepadatan Penduduk
akan meningkatkan Ketimpangan Regional dan tidak ada perbedaan selama
kebijakan desentralisasi fiskal. Sedangkan peningkatan Penge1uaran Pemerintah
dapat menurunkan Ketimpangan Regional selama kebijakan desentralisasi fiskal
periode 2008-2010. (ii) Desentralisasi Fiskal, dan Ketimpangan Regional tidak
signifikan terhadap kemiskinan selama kebijakan desentralisasi fiskal. Produk
Domestik Regional Bruto perkapita, Persentase Tingkat Pendidikan SMU
sederajat, Pengeluaran Pemerintah signifikan menurunkan Kemiskinan se1ama
kebijakan desentralisasi fiskal periode 2008-2010. Tingkat Pengangguran Terbuka
tahun sebelumnya signifikan terhadap penurunan kemiskinan selama kebijakan
desentralisasi fiskal. Sedangkan Kepadatan Penduduk berpengaruh positif dan
signifikan terhadap peningkatan kemiskinan selama kebijakan desentralisasi fiskal.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






