Detail Cantuman

Image of POTENSI FRAKSI AIR UMBI SARANG SEMUT (Myrmecodia pendens Merr.& L.M.Perry) DALAM MEMPERBAIKI KERUSAKAN SEL ENDOTEL SECARA IN VITRO (PERUBAHAN KADAR sFLT-1, PIGF, MDA DAN NO) PADA LINI SEL HUVEC ATCC CRL 1730 PREEKLAMSI

 

POTENSI FRAKSI AIR UMBI SARANG SEMUT (Myrmecodia pendens Merr.& L.M.Perry) DALAM MEMPERBAIKI KERUSAKAN SEL ENDOTEL SECARA IN VITRO (PERUBAHAN KADAR sFLT-1, PIGF, MDA DAN NO) PADA LINI SEL HUVEC ATCC CRL 1730 PREEKLAMSI


ABSTRAK
Preeldamsi masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas baik maternal maupun perinatal. Angka kejadian preeklamsi sampai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0100115100073610 Gur p / R.13.12Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610 Gur p / R.13.12
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;156 hlm,;29cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK
    Preeldamsi masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas baik maternal maupun perinatal. Angka kejadian preeklamsi sampai saat ini masih tinggi dan penatalaksanaan belum optimal, hal ini disebabkan karena etiologi dan patofisiologi preeklamsi belum diketahui secara pasti. •
    Penelitian ini dilakukan secara eksperimental di laboratorium LPPT UGM,
    dengan tujuan untuk menganalisis perbedaan sFlt-1, PIGF, MDA dan NO secara in vitro pada lini sel HUVEC ATCC CRL 1730 yang diinduksi serum normal dan preeklamsi; untuk menganalisis pengaruh pemberian fraksi air umbi sarang semut (FAUSS) terhadap kadar sFlt-1, P1GF, MDA dart NO.
    Sampel serum diperoleh dari RSUD Cibabat dan RSHS, sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pertama rnenententukan nilai 1Cc antara sel lini HUVEC ATCC CR1., 1730 dan FAUSS kemudian dijadikan dasar nilai konsentrasi, selanjutnya
    dilakukan pemeriksaan dan PIGF dengan metode LUSA .(pg/m1), MDA
    dengan metode TBARS (1.0/1) dan NO dengan metode NW LaSS Nitric Oxide Assay (ppm) pada lini sel HUVEC ATCC CRT, 1730 kondisi normal dan preeklamsi dengan analisa data menggunakan analisis varians (ANOVA) dan uji Duncan •untuk mengetahui perbedaan .antar variabel.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai 1050 adalah 500 lag/m1 dan serial konsentrasi yang digunakan mulai dari (250, 125, 62,5, dan 30,25 ag/m1). Didapatkan kadar sFlt-1 menurun secara signifikan pada rentang 29,010-31,095 pg/rnl dan MDA pada rentang -2,230- (-1,870) !Al serta kadar PIGF meningkat secara signifikan pada rentang 5,005-5,647 pg/mi dan N() pada rentang 0,231¬0,267 ppm pada lini sel HUVEC ATCC CRI., 1730 yang diinduksi dengan serum preeklamsi setelah pemberian konsentrasi FAUSS sebesar 62,5-125 iag/m1 yang nilainya mendekati keadaan pada lini sel HUVEC ATCC CRL 1730 yang diinduksi serum kehamilan normal. Pemberian FAUSS hermakna terhadap kadar sFlt-1, PIGF, MDA dan NO dengan nilai p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi