<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8623">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS SAPI BALI DI KABUPATEN BELU DAN MALAKA, NUSA TENGGARA TIMUR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MARIA KROVA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>353 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sapi Bali merupakan salah satu komoditi unggulan yang diusahakan oleh &#13;
sebagian besar petemak di Kabupaten Belu dan Malaka, Provinsi NIT. Hingga &#13;
saat ini telah banyak model pengembangan yang diterapkan namun hasilnya &#13;
belum optimal. Kini Bank Indonesia telah menginisiasi model klaster untuk &#13;
pengembangan berbagai komoditi dan salah satunya adalah sapi Bali. Secara &#13;
konseptual, klaster bermakna mengkonsentrasikan secara geografis semua &#13;
kegiatan atau subsistem-subsistem yang terkait dalam rantai pasok sistem &#13;
agribisnis sapi Bali suatu wilayah. &#13;
&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: memahami interaksi antar pelaku &#13;
yang terlibat di dalam kelompok, mengkaji komponen pembentuknya, memahami &#13;
kemampuan klaster untuk mengembangkan agribisnis sapi Bali, masukan bagi &#13;
rancangan kebijakan yang dibutuhkan untuk merekayasa kelompok menjadi &#13;
klaster, dan rancang ulang model kelompok bakal klaster yang mampu &#13;
mengembangkan agribisnis sapi Bali. Metodologi dinamika sistem telah &#13;
digunakan sebagai suatu pendekatan pemodelan dengan dasar berpikir sistemik. &#13;
Pemodelan ini didasarkan pada kompleksitas hubungan sebab akibat antara &#13;
komponen dalam klaster. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok bakal klaster untuk &#13;
pengembangan agribisnis sapi Bali belum melibatkan multi-stake holder sehingga &#13;
layanan stake holder belum optimal. Selain itu, terdapat tujuh komponen penting &#13;
dalam klaster untuk pengembangan agribisnis sapi Bali, yaitu: pasar, keuangan, &#13;
konsentrasi geografis, pembelajaran inovasi dan teknologi, petemak anggota &#13;
klaster baru, input produksi serta kelembagaan klaster. Kelompok bakal klaster &#13;
juga belum mampu mengembangkan agribisnis sapi Bali karena permasalahan &#13;
dalam subsistem budidaya, yaitu: masih rendahnya calf crop dan masih tingginya &#13;
risiko produksi telah berdampak pada rendahnya produktivitas. Permasalahan &#13;
lainnya adalah rendahnya dukungan kelembagaan terkait untuk pembelajaran &#13;
inovasi dan teknologi. Oleh karena itu, skenario kebijakan untuk meningkatkan &#13;
calf crop, menekan kematian melalui teknologi suplementasi pakan, serta inovasi &#13;
kelembagaan koperasi dimodelkan untuk mengetahui perilakunya. Hasil simulasi &#13;
menunjukkan bahwa kebijakan yang diusulkan dapat meningkatkan populasi, baik &#13;
karena meningkatnya calf crop maupun menurunnya tingkat kematian. Sedangkan &#13;
kebijakan inovasi kelembagaan koperasi mampu meningkatkan keuntungan &#13;
petemak. Dengan demikian, rekayasa model kelompok bakal klaster untuk &#13;
pengembangan agribisnis sapi Bali di Kabupaten Belu dan Malaka dapat &#13;
dilakukan melalui inovasi teknologi dan kelembagaan. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">KROVA MARIA</note>
 <subject authority="">
  <topic>kelompok, klaster, sapi, sistem, agribisnis</topic>
 </subject>
 <classification>630 Kro r</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>630 Kro r/R.15.31</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100045</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.15.31)</sublocation>
    <shelfLocator>630 Kro r/R.15.31</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8623</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-30 09:52:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>