<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8620">
 <titleInfo>
  <title>TEATER SUNDA KIWARI DALAM PEWARISAN NILAI-NILAI KASUNDAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Retno Dwimarwati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;499 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Interpretasi dan Revitalisasi kearifan lokal diperlukan untuk memperkuat jati diri suatu bangsa. Pengetahuan dan kearifan tersebut dapat diberdayakan sebagai somber inovasi dan keterampilan untuk menjawab persoalan masa kini. Oleh karena itu, diperlukan wahana menarik untuk mengejawantahkan nilai-nilai tersebut sesuai dengan teks dan konteks masyarakatnya. Teater sebagai cermin kehidupan dapat menjadi media yang sesuai untuk mengenalkan nilai-nilai budaya local bagi generasi muda&#13;
Satu kelompok teater yang peduli terhadap persoalan di atas adalah Teater Sunda Kiwari. Kelompok ini merupakan kelompok teater modem berbahasa Sunda yang memiliki cita-cita memelihara dan mengembangkan budaya Sunda, terutama bahasa dan seni. Mereka berkiprah selama 38 tahun untuk tetap mengenalkan bahasa Sunda dan nilai-nilai kasundaan secara konsisten dalam kegiatannya, balk dalam pertunjukan maupun festival yang dilaksanakannya.&#13;
Pertunjukan yang dipilih dalam penelitian ini memiliki berbagai persoalan kehidupan yang dapat menjadi tontonan sekaligus tuntunan bagi masyarakat. Pendekatan filsafat, sosial, sejarah, dan religi dalam pertunjukan mengajarkan cara berpikir, bersikap, dan berlaku secara Sunda. Oleh karena itu, analisis tentang nilai budaya Sunda dalam pertunjukan menjadi penting dilakukan untuk mengenalkan kembali kearifan lokal.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi untuk melihat kinerja Teater Sunda Kiwari dalam tiga pertunjukan (Mun-Tangan Alif, 1-larewos Gaib, dan Tukang Asahan). Analisis strukturasi pelaku (agen), ruang, dan waktu dengan aplikasi metode Pavis digunakan mulai dari interpretasi naskah hingga konkretisasi pertunjukan. Pandangan hidup Sunda direpresentasikan dalam pola pikir, pola sikap, dart. pola laku nyunda yang tercermin dalam tritangtu (tiga ketentuan) seperti tekad ucap lampah, silih asap silih asih silih asuh, ruang majernuk waktu majemuk, dan laku majemuk, serta konsep pancakaki dan sineger tengah dalam pertunjukan TSK.&#13;
Nilai kasundaan seperti tercermin dalam tiga pertunjukan TSK merupakan reproduksi dari refleksi kehidupan yang dipahami sertimannya. Reflektivitas sebagai kontinuitas praktik-praktik di sepanjang ruang dan waktu, jika tents berulang dalam rentang waktu yang panjang dapat menghasilkan pemikiran baru untuk terus melakukan tindakan dalam menstrukturasi pola yang sudah ada, balk dalam sikap berbahasa, berkesenian, maupun berbudaya.&#13;
vi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Retno Dwimarwati</note>
 <subject authority="">
  <topic>teater sunda</topic>
 </subject>
 <classification>306.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>306.4/R.18.4</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140100185</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.18.4)</sublocation>
    <shelfLocator>306.4/R.18.4</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8620</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-07-03 10:39:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>