Detail Cantuman

Image of EVALUASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DI PROVINSI PAPUA BARAT

 

EVALUASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DI PROVINSI PAPUA BARAT


Kebijakan Percepatan Pembangunan di Provinsi Papua Barat yang

.- merupakan pokok permasalahan dari penelitian ini adalah terkait ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100097351 Kar e/R.17.318Perpustakaan Pusat (REF.17.318)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Kar e/R.17.318
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;228 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Kar e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kebijakan Percepatan Pembangunan di Provinsi Papua Barat yang

    .- merupakan pokok permasalahan dari penelitian ini adalah terkait adalah dengan
    koordinasi, sinkronisasi dan supervisi kebijakan percepatan pembangunan di
    Provinsi Papua Barat yang belum efektif dan efisien dalam meningkatkan
    kesejahteraan masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam kebijakan
    otonomi khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Hal ini
    ditunjukkan dengan masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
    berdasarkan sejumlah indikator yakni masalah kesehatan (angka harapan hidup yang
    masih rendah), tingkat pendidikan (angka melek huruf yang masih rendah dan rata­
    rata lama sekolah yang belum ideal), pendapatan perkapita setiap penduduk yang
    masih rendah bahkan dibawah standard. Selain rendanya IPM, terdapat pula masalah
    ketersediaan fasilitas infrastruktur yang terbatas dalam menunjang aksesibilitas
    masyarakat.

    Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan
    pendekatan kualitatif (qualitative research), yang dalam pengumpulan datanya
    melalui metode pengamatan langsung di lapangan serta wawancara mendalam
    (indepth interview) dengan informan serta informan kunci (key informan). Guna
    memperoleh tingkat kepercayaan data hasil penelitian atau tingkat kebermaknaan
    penelitian ini, maka langkah-Iangkah yang digunakan dalam mengumpulkan data
    adalah melalui pengamatan secara langsung dilapangan (observasi) dan wawancara
    secara mendalam terhadap informan kunci yang dianggap mengetahui dan
    memahami persoalan krisial terkait masalah percepatan pembangunan.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan percepatan pembangunan
    sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2011
    mengalami berbagai kendala, utamanya berkaitan dengan masalah koordinasi,
    sinkronisasi program pembangunan dan supervisi antar lembaga baik di tingkat
    pusat maupun di daerah dan antara pemerintah daerah dengan
    kementerian/lembaga di tingkat pusat, sehingga pencapaian kebijakan
    pembangunan terutama di Provinsi Papua Barat belum efektif, efisien, responsif
    terhadap kebutuhan masyarakat, tepat sasaran, berkeadilan dan tepat
    kegunaannya. Temuan penelitian ini mengkonfirmasi pendapat Dunn (1992: 610)
    namun tidak semua dimensi yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan
    percepatan pembangunan memiliki kualitas dan peranan yang sama. Guna
    mencapai sasaran dan tujuan utama dari pembangunan yaitu mewujudkan
    masyarakat yang sejahtera maka yang dibutuhkan adalah komitmen dan niat baik
    dari para pemimpin baik di tingkat pusat maupun di daerah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi