Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Ekstrak Metanol Biji Pinang (Areca catechu L.), Akar Valerian (Valeriana officinalis L.), dan Rimpang Jaringao (Acorus calamus L.) terhadap Hipotermia Mencit yang diinduksi dengan Reserpin.


Telah dilakukan penelitian aktivitas ekstrak metanol biji pinang (Areca catechu L.), akar valerian (Valeriana officinalis L.), dan rimpang jaringao ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021021000040Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1235
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1235
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan penelitian aktivitas ekstrak metanol biji pinang (Areca catechu L.), akar valerian (Valeriana officinalis L.), dan rimpang jaringao (Acorus calamus L.) terhadap hipotermia yang diinduksi reserpin pada mencit jantan. Ekstrak diberikan secara intraperitonial dengan dua dosis yang berbeda untuk masing-masing tanaman. Untuk ekstrak pinang dan valerian diberikan dalam dosis 200 dan 400 mg/kg berat badan, sedangkan untuk ekstrak jaringao diberikan dalam dosis 50 dan 100 mg/kg. Sebagai kontrol positif digunakan imipramin hidroklorida dosis 20 mg/kg.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara ketiga ekstrak tanaman yang diuji, hanya ekstrak metanol biji pinang (400 mg/kg) yang memberikan aktivitas peningkatan suhu rektal yang bermakna dibandingkan kontrol, yaitu pada menit ke 90 dan 120. Ekstrak metanol akar valerian mampu meningkatkan suhu rektal mencit tetapi aktivitasnya tidak bermakna secara statistik, sedangkan ekstrak metanol rimpang jaringao tidak mampu mengantagonis hipotermia mencit yang diinduksi reserpin, melainkan memperkuat hipotermia pada mencit. Aktivitas peningkatan suhu rektal mencit yang dihasilkan oleh ekstrak metanol biji pinang (400 mg/kg) mencapai puncaknya pada menit ke 90, yaitu sebesar 9,32%. Aktivitas ekstrak metanol biji pinang (400 mg/kg) ini masih rendah bila dibandingkan dengan aktivitas imipramin hidroklorida (20 mg/kg) yang mencapai puncaknya pada menit ke 120, yaitu sebesar 11,60%.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi