Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Analisis kelayakan berbagai model investasi pada usaha perbibitan domba (Kasus di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal)


ANALISIS KELAYAKAN BERBAGAI MODEL INVESTASI PADA USAHA PERBIBITAN DOMBA
(Kasus di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal)
Riswan Hakim ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    SKR002124Skr.6562Perpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    Skr.6562
    Penerbit Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 43 hlm.: ilus.; 72 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636.3
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ANALISIS KELAYAKAN BERBAGAI MODEL INVESTASI PADA USAHA PERBIBITAN DOMBA
    (Kasus di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal)
    Riswan Hakim Maulana
    ABSTRAK
    Seiring dengan kemajuan dunia peternakan sudah seharusnya pergeseran fungsi dari usaha budidaya ternak dari usaha sambilan menjadi usaha pokok dan menjadi fokus peternak untuk mengembangkan usahanya. Perkembangan ini juga dapat terlihat dengan munculnya berbagai model atau bentuk kerja sama usaha perbibitan domba. Peternak yang membutuhkan modal dan pemodal yang kebingungan untuk menyimpan uangnya agak tidak berkurang nilainya membuat kedua belah pihak merasa memiliki kepentingan dalam kerja sama tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana model investasi perbibitan domba yang berkembang di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi memberikan keuntungan baik untuk peternak ataupun pemodal Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2020 dengan metode survei kemudian dianalisis menggunakan analisis kelayakan usaha dan sensitivitas. Model investasi perbibitan domba yang berkembang di Desa Pulosari adalah model gaduhan. Model investasi dengan pembagian 50% anak yang lahir. Model investasi dibedakan atas waktu panen anak. Didapatkan rata-rata waktu panen selama empat bulan, delapan bulan, dan dua belas bulan. Hasil analisis kelayakan dari ketiga model ini dinyatakan layak dilihat dari kriteria investasinya. Kelayakan investasi berbanding terbalik dengan jangka waktu panen dari model investasi yang ada. Bagi peternak, semakin singkat jangka panen, maka semakin besar kelayakan investasinya. Bagi pemodal, semakin lama jangka panen, maka semakin besar nilai kelayakan investasinya. Model dengan waktu panen delapan bulan pasca kelahiran dengan waktu proyek tiga tahun mendapatkan pengembalian lebih besar dari pada model investasi lainnya.
    Kata kunci: Usaha Perbibitan Domba, Kelayakan Usaha, Sensitivitas usaha
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi