Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI PROGRAM MULTIGUNA BIDANG KESEHATAN DI KOTA TANGERANG

 

IMPLEMENTASI PROGRAM MULTIGUNA BIDANG KESEHATAN DI KOTA TANGERANG


Pemerintah Kota Tangerang sejak tahun 2007 telah mengeluarkan kebijakan
penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat berupa Program Multiguna ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100064351 Has i/R.17.307Perpustakaan Pusat (REF./17.307)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Has i/R.17.307
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;333 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Has i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pemerintah Kota Tangerang sejak tahun 2007 telah mengeluarkan kebijakan
    penyelenggaraan jaminan kesehatan masyarakat berupa Program Multiguna
    Bidang Kesehatan yang diperbaharui terakhir dengan Peraturan Walikota
    Tangerang No. 4 Tahun 2012. Program ini dilaksanakan berdasarkan asas
    bersama dan kekeluargaan yang berkesinambungan dengan sistem pola bantuan
    pembiayaan. Program ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan pelayanan
    kesehatan menyeluruh bagi masyarakat di Kota Tangerang. Selama pelaksanaan
    program ini ditemukan beberapa permasalahan, antara lain kepesertaan, peran
    fungsi ganda pengelola, keterbatasan informasi dan komunikasi, keterbatasan
    ketersediaan ruang rawat inap kelas tiga yang disediakan oleh Rumah Sakit,
    lambannya pelayanan, terlambatnya pembayaran klaim pembiayaan, dan
    kurangnya pengendalian mutu dan biaya pelayanan.

    Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memahami
    Implementasi Program Multiguna Bidang Kesehatan di Kota Tangerang.
    Penggalian data dilakukan melalui studi kepustakaan, wawancara, pengamatan
    (observasi), dan FGD (focus group discussion). Informan dalam penelitian ini
    terdiri dari empat kelompok, yaitu implementor (Dinas Kesehatan, Puskesmas,
    dan Kantor Litbang dan Statistik), mitra pelaksana (Rumah Sakit), pihak lain yang
    terkait (Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah dan Kecamatan), dan masyarakat
    (pasien Multiguna, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan LSM).

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Program Multiguna
    Bidang Kesehatan di Kota Tangerang belum sepenuhnya memenuhi aspek-aspek
    yang ada pada aktivitas mengelola proses kebijakan, aktivitas mengelola
    hubungan inter-organisasional, dan aktivitas mengelola keterkaitan faktor-faktor
    internal dan eksternal. Selain itu Implementasi Program Multiguna Bidang
    Kesehatan di Kota Tangerang juga hams didukung dengan komitmen yang kuat
    dari pihak implementor dan mitra pelaksana, dan diperlukan pengawasan yang
    sistematis. Adapun konsep baru yang dihasilkan dari penelitian ini adalah bahwa
    sinergitas semua pihak yang berkepentingan dalam implementasi suatu program
    menentukan keberhasilan pencapaian tujuan program tersebut.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi