Detail Cantuman

Image of FAKTOR DETERMINAN RETURN SAHAM SEKTORAL DALAM KONDISI BULLISH DAN BEARISH DI PASAR MODAL INDONESIA

 

FAKTOR DETERMINAN RETURN SAHAM SEKTORAL DALAM KONDISI BULLISH DAN BEARISH DI PASAR MODAL INDONESIA


Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor determinan return saham sektoral
dalam kondisi pasar bullish dan bearish di pasar modal ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100043658 Def f/R.12.135Perpustakaan Pusat (REF.12.135)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 Def f/R.12.135
    Penerbit Program Doktor Ilmu Ekonomi Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;239 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Def f
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor determinan return saham sektoral
    dalam kondisi pasar bullish dan bearish di pasar modal Indonesia. Penelitian ini
    menggunakan multi factor asset pricing model dengan return saham-saham
    sektoral sebagai variabel dependent dan return pasar saham, price earning ratio
    (PER), tingkat suku bunga, tingkat inflasi nasional, nilai tukar mata uang, dan
    harga minyak mentah sebagai variabel-variabel independent. Identifikasi kondisi
    pasar saham menggunakan Markov Switching regression model, yang juga
    dijadikan dasar untuk melakukan segmentasi data menjadi kondisi bullish dan
    bearish. Estimasi multi factor asset pricing model menggunakan metode robust
    least squere dengan M-estimation. Penelitian ini sepenuhnya menggunakan data
    sekunder untuk periode pengamatan J anuari 1996 sampai dengan Desember
    2013.

    Hasil penelitian ini menemukan bahwa pertama, secara simultan, return pasar
    saham, PER, tingkat suku bunga, tingkat inflasi nasional, nilai tukar mata uang
    dan harga minyak mentah berpengaruh terhadap return saham-saham sektoral
    dalam kondisi bullish dan bearish. Kedua, secara parsial, return pasar saham
    berpengaruh positif dan merupakan faktor yang utama dalam menentukan return
    saham-saham sektoral untuk semua industri yang ada baik dalam kondisi bullish
    maupun bearish, sedangkan pengaruh PER, tingkat suku bunga, tingkat inflasi
    nasioanal, nilai tukar mata uang dan harga minyak mentah tidak secara konsisten
    mempengaruhi return saham-saham sektoral pada sektor industri dan kondisi
    pasar yang berbeda.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi