Detail Cantuman

Image of KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN WAJIB BELAJAR 9 TAHUN DI KABUPATEN BANGKA BARAT PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

 

KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN WAJIB BELAJAR 9 TAHUN DI KABUPATEN BANGKA BARAT PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG


Penelitian yang berhubungan dengan pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun Di
Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berawal dari ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001150100001351 Sya k/R.17.378Perpustakaan Pusat (REF.17.378)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Sya k/R.17.378
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi,;256 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Sya k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian yang berhubungan dengan pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun Di
    Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berawal dari
    belum optimalnya pelayanan pendidikan di Kabupaten Bangka Barat sesuai
    dengan harapan. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mencoba
    menafsirkan dan memahami suatu peristiwa melalui data dan informasi yang
    dapat dipertanggungjawabkan yang berkaitan dengan kualitas pelayanan
    pendidikan Wajib Belajar 9 Tahun.

    Dari hasil penelitian, kualitas pelayanan wajib belajar 9 tahun di Kabupaten
    Bangka Barat berjalan cukup baik:. Hal tersebut dapat dilihat dari komitmen dengan
    mengeluarkan peraturan daerah yang berhubungan dengan pelayanan publik dan
    percepatan pendidikan wajib belajar. Secara bertahap juga, Pemerintah Kabupaten
    Bangka Barat akan memenuhi sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan
    kualitas SDM pendidikan melalui keikutsertaan pendidikan dan pelatihan serta
    memenuhi pendanaan untuk sektor pendidikan yang memadai. Di sisi lain, perencanaan
    terhadap kebutuhan pendidikan telah dimaksimalkan melalui ruang dialog dan
    komunikasi aktif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

    Dimensi keberadaan fisik, daya tanggap, jaminan, kehandalan serta empati
    merupakan aspek yang menjadi satu kesatuan dan saling terkait serta tidak dapat
    dipisahkan jika hendak mengharapkan masyarakat puas terhadap layanan publik
    yang diberikan kepada mereka.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi