KEWIRAUSAHAAN SOSIAL MASYARAKAT PERKOTAAN
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji isu tentang kewirausahaan sosial masyarakat perkotaan, khususnya pada praktik yang di lakukan di Sanggar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001150100088 301 Wib k/17.43 Perpustakaan Pusat (REF.17.43) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 301 Wib k/17.43Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xv,;220 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 301 Wib kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji isu tentang kewirausahaan sosial masyarakat perkotaan, khususnya pada praktik yang di lakukan di Sanggar Waringin Terminal Stasiun Hall Kota Bandung Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif dan praktik kewirausahaan sosial di Sanggar Waringin, membangun model teoritis praktik kewirausahaan sosial masyarakat perkotaan serta mengupas implikasi praktik kewirausahaan sosial terhadap dinamika masyarakat perkotaan.
Pendekatan struktur agen digunakan oleh peneliti melihat bagaimana hal yang mendukung/menghambat praktik, serta bagaimana praktik tersebut mempengaruhi struktur. Selanjutnya Teori Praktik dari Bourdieu digunakan karena memiliki kelengkapan sub konsep seperti habitus, kapital, ranah dan praktik yang memungkinkan peneliti mengkaji praktik kewirausahaan sosial secara lebih mendalam.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, serta beberapa tehnik seperti wawancara mendalam, observasi serta penelaahan data selcunder. Hasil penelitian kemudian diolah dan diinterpretasikan serta di tampilkan secara eksplanatoris
Praktik kewirausahaan sosial terbangun melalui daya apresiasi (kemampuan mengapreasiasi masalah sebagai peluang), keyakinan dasar (pemahaman dan keyakinan terhadap *ran agama) serta daya prediksi (kemampuang melihat potensi pengembangan di masa depan). Selanjutnya, praktik kewirausahaan sosial bertahan dan berkembang melalui optimalisasi beragam, kapital yang mampu dikelola alder yaitu kapital ekonomi, kapital sosial dan kapital budaya, serta aplikasi elemen orientasi kewirausahaan yaitu keinovasian, keproaktivitan, pengambilan resiko dan otonomi. Hasil dari praktik kewirausahaan sosial yang dikaji melalui penelitian ini adalah terciptanya ranah baru yang lebih kondusif untuk anak-anak bermain dan belajar.
Kontribusi teoritis dari penelitian ini kepada dunia akademis adalah terbangunnya model teoritis praktik kewirausahaan sosial.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






