Detail Cantuman

Image of PENGARUH EFEKTIVITAS PEMBINAAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI TERHADAP PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

 

PENGARUH EFEKTIVITAS PEMBINAAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI TERHADAP PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK


Efektivitas pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang
dilakukan oleh Kementeriart Dalam Negeri terhadap pendidikan dan pelatihan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100226320 Uto p/R.17/254Perpustakaan Pusat (REF.17.254)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Uto p/R.17/254
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxii,;322 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Uto p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Efektivitas pembinaan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang
    dilakukan oleh Kementeriart Dalam Negeri terhadap pendidikan dan pelatihan saat
    ini belum berjalan dengan optimal. Hal tersebut disebabkan karena fungsi
    pembinaan yang menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negeri selain
    disebabkan oleh permasalahan diintemal Kementerian, juga tereduksinya
    kewenangan Kementerian oleh institusi lain yang juga melaksanakan fungsi
    pendidikan dan pelatihan aparatur negara, sehingga menyebabkan koordinasi
    antarsusunan pemerintahan terkait pendidikan dan pelatihan menjadi tidak jelas
    dan rancu karena terjadinya tumpang tindih kewenangan.

    Penelitian ini secara umum mengkaji dan menganalisis secara kuantitatif
    tentang efektivitas pembinaan Kementerian Dalam Negeri terhadap pendidikan
    dan pelatihan aparatur guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Provinsi
    Jawa Barat.

    Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis
    penelitian bersifat deskriptif dan eksplanasi. Populasi penelitian adalah seluruh
    pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan
    masyarakat pelaku usaha yang mengajukan pelayanan publik terhadap perizinan
    investasi. Teknik sampling yang digunakan adalah simpel random sampling, yaitu
    pegawai negeri sipil dalam semua jenjang golongan kepangkatan. Hal tersebut
    diperlukan agar terjadi keseimbangan tanggapan antara pegawai negeri sipil dalam
    level pembuat kebijaksanaan daerah dan pegawai negeri sipil dalam level
    pelaksana kebijaksanaan daerah.

    Penelitian ini menggambarkan bahwa pembinaan penyelenggaraan
    pemerintahan daerah yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri terhadap
    pendidikan dan pelatihan belum berjalan dengan optimal, sehingga kualitas
    pelayanan publik di Provinsi Jawa Barat tidak maksimal. Kapasitas aparatur di
    Provinsi Jawa Barat harus terns menerns ditingkatkan dengan jalan
    mengikutsertakan pegawai dalam pendidikan dan pelatihan aparatur sesuai dengan
    kebutuhannya berdasarkan analisis kebutuhan diklat dan analisis beban kerja
    pegawai.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi