<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8438">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU PENCARIAN INFORMASI PENGHIDUPAN PADA PENDUDUK MISKIN PEDESAAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pawit M. Yusup</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxiv,;480 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kemiskinan di pedesaan adalah suatu realitas kehidupan. Kondisi itu akan terus terjadi sepanjang program pembangunan yang dilakukan negara belum berhasit, dan selama kesadaran setiap anggota masyarakat dalam pembangunan, juga belum merata. Sudah banyak peneliti yang mengkaji masalah kemiskinan di pedesaan, termasuk masalah perilaku pencarian informasi penghidupan pada penduduk miskin pedesaan, namun lebih banyak menggunakan pandangan etik, yang bersifat researcher's perspective, alih-alih emik, yakni melihat sesuatu clan kacamata pelaku. Penelitian ini menggunakan pandangan emik. Tujuannya adalah untuk memahami dan mengkaji pola tindakan atau perilaku pencarian informasi penghidupan pada penduduk miskin pedesaan, termasuk di dalamnya memahami makna miskin menurut penduduk miskin, makna diri penduduk miskin, dan motivasi di balik semua tindakannya dalam mencari informasi penghidupan dimaksud. Teori dan metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dari Alfred Schutz dan Interaksionisme simbolik dari Mead dan Blumer. Hasil penelitian menggambarkan bahwa: 1) Makna miskin menurut penduduk miskin bersifat kontekstual; 2) Makna din penduduk miskin memiliki konteksnya sendiri yang bersifat subjektif aspektual; 3) Pola pencarian informasi penghidupan dilakukan secara akif dan pasif, dengan sumber dan saluran informasi&#13;
.sonal yang bersifat informal, lebih .banyak digunakan oleh penduduk&#13;
-desaan; dan 4) Setiap tindakan yang dilakukan oleh penduduk miskin&#13;
dalam mencari informasi penghidupannya, didasarkan atas motif alasan,&#13;
t.	tujuan, dan motif harapan yang jelas.&#13;
Keywords: Miskin, kemiskinan, perilaku mencari informasi, makna diri, penghidupan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Pawit M. Yusup</note>
 <subject authority="">
  <topic>kemiskinan komunikasi</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Yus p/R.21.26</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130100008</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.21.26)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Yus p/R.21.26</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8438</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-19 14:45:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>