<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8432">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN PERDAGANGAN WANITA DI PROVINSI SULAWESI UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hetty A. Geru</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xix,;172 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pennasalahan pokok penelitian ini adalah implementasi kebijakan &#13;
penanggulangan perdagangan wanita di Provinsi Sulawesi Utara belum berjalan &#13;
sebagaimana yang diharapkan, ditandai dengan masih banyaknya kasus-kasus &#13;
yang muncul sejak Perda penanggulangan perdagangan wanita diberlakukan tahun &#13;
2004. Karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana implementasi &#13;
kebijakan penanggulangan perdagangan wanita di Sulawesi Utara. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatifberupa studi kasus. &#13;
&#13;
Dipilih studi kasus agar terbuka lebar kesempatan penelitian emik yakni &#13;
menyajikan pandangan subyek yang diteliti yaitu implementor, tokoh agama, &#13;
penegak hukum dan korban. Didukung dokumen, riwayat kasus, berita koran serta &#13;
pelaksanaan triangulasi untuk menjamin akurasi data, infonnan maupun metode. &#13;
Teknik yang digunakan berupa wawancara mendalam, observasi baik langsung &#13;
maupun partisipatif. Dalam wawancara mend ala m terutama terhadap korban &#13;
diperlukan kehati-hatian serta kejelian menerjemahkan &quot;bahasa tubuh&quot;, terutama &#13;
menghadapi korban yang dalam keadaan tertekan dan ketakutan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan &#13;
penanggulangan perdagangan manusia di Provinsi Sulawesi Utara, ternyata &#13;
merupakan proses administrasi dan politik. Proses administrasi digambarkan &#13;
melalui peranan isi kebijakan yang meliputi kepentingan-kepentingan mereka &#13;
yang terpengaruh, tipe manfaat, derajad perubahan, letak pengambilan keputusan, &#13;
implementor, dan komitmen implementor terhadap alokasi sumberdaya. Proses &#13;
politik digambarkan melalui peranan konteks implementasi yang meliputi &#13;
kekuasaan, kepentingan dan strategi aktor yang terlibat, karakteristik institusi dan &#13;
regim yang berkuasa, dan akhirnya kepatuhan dan respon pelaksana dalam &#13;
menanggapi kebutuhan kelompok sasaran. Implementasi kebijakan &#13;
penanggulangan perdagangan manusia telah berjalan meskipun belum berhasil &#13;
sebagaimana yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena secara teknis &#13;
masalahnya sangat kompleks, perubahan yang diharapkan sangat besar dibanding &#13;
status quo, begitu ban yak aktor yang terlibat, sasaran-sasaran bervariasi, rumusan &#13;
tujuan yang kurang jelas, serta pencapaiannya yang memerlukan waktu lama. &#13;
&#13;
Temuan baru dalam penelitian ini adalah bahwa dalam konteks &#13;
implementasi khususnya kepatuhan dan respon, peranan pengawasan belum &#13;
tertata dengan baik, implementor yang belum berperspektif feminis serta &#13;
pentingnya peranan jejaring kerja diantara aktor dan lembaga masyarakat dalam &#13;
implementasi kebijakan penanggulangan perdagangan wanita. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">A. Geru Hetty</note>
 <subject authority="">
  <topic>Temuan baru dalam penelitian ini adalah bahwa dala</topic>
 </subject>
 <classification>351 Ger i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Ger i/R.17.300</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001110100234</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.300)</sublocation>
    <shelfLocator>351 Ger i/R.17.300</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8432</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:22</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-08 09:53:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>