KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA DIASPORA INDONESIA DI JERMAN (Studi Fenomenologi Adaptasi Komunikasi Komunitas Diaspora Indonesia di Jerman)
Perkembangan teknologi komtnikasi dan peningkatan jumlah orang untuk
berpindah ke luar negeri, baik untuk sementara .atau permanen ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0151 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Nia k/R.17.103.1Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xiv,;254 hlm;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Nia kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Rd. Nia Kania Kurniawati -
Perkembangan teknologi komtnikasi dan peningkatan jumlah orang untuk
berpindah ke luar negeri, baik untuk sementara .atau permanen menimbulkan
kesadaran akan kebutuhan yang lebih. besar untuk memaharni budaya negara lain.
Kesalahpahaman antara orang-orangl dari budaya yang berbeda, terlepas dari
apakah orang tersebut berasal dari negara yang sama atau berbeda, dapat timbul
karena mereka tidak memahami budaya masing-masing. Oleh karena itu,
keberhasilan seseorang di negara asing tergantung kepada kemampuan mereka
untuk mengatasi perbedaan budaya.: Penelitian kualitatif ini untuk mengetahui
komunikasi lintas budaya yang dilakukan oleh Diaspora Indonesia yang tinggal di
Jerman. Menggunakan studi fenornenologi Schutz, studi ini mengungkapkan
bagaimana situasi komunikasi dapat diselaraskan dan bagaimana Diaspora
Indonesia dapat beradaptasi dengan budaya tuan rumah melalui pengalaman,
makna dan kesadaran, tanpa kehilangan identitas budaya mereka. Perspektif
fenomenologi digunakan untuk melihat bagaimana diaspora Indonesia
menafsirkan fenomena di sekitar mereka, bagaimana makna melekat pada hal-hal
yang muncul dari interaksi sosial dan termodifikasi dalam proses interaksi. Data
diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi ke 17 Diaspora Indonesia
yang bekerja dan tinggal di Jerman. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa
Diaspora Indonesia berorientasi dan mengkoordinasikan perilaku mereka dalam
rangka mencapai fungsi sosial; memperoleh tujuan pribadi, dan yang sesuai
dengan situasi dan harapan normatif. Diperoleh makna diri diaspora, makna etos
kerja serta konsep diri. Konsep diri diperoleh melalui interaksi antara diaspora
dengan rekan sejawat dalam menangani dan memaharni karakteristik
individualistik melalui komunikasi lintas budaya Pengalaman Ko munikasi
Adaptasi diperoleh dari interaksi sehari-hari antara diaspora dengan rekan sejawat,
keluarga dan sesama orang Indonesia. Pengalaman sadar ini hanya dapat
dipengaruhi melalui pendidikan, pengalaman dan praktek, ditambah dengan
memiliki kemampuan intelektual, interpersonal dan emosional di dalam
menghormati perbedaan budaya yang ada. Karakter diri yang muncul menguat
dan sama adalah rasa nasionalis yang timbul walapun telah bertahun-tahun
lamanya tinggal di negara Jerman -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






