PEMBERDAYAAN NELAYAN OLEH DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN DI KECAMATAN BELANG KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Penelitian ini berawal dari kebijakan pemberdayaan nelayan yang
diimplementasikan di Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara yang
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 0149 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Rid p/R.17.356.1Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung., 2016 Deskripsi Fisik xix,;212 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Rid pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Ridwan -
Penelitian ini berawal dari kebijakan pemberdayaan nelayan yang
diimplementasikan di Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara yang
belum dirasakan manfaatnya secara maksirnal. Terlihat dari taraf hidup rata-rata
nelayan masih rendah. Usaha para nelayan dengan komoditi utamanya hasillaut
juga dari tahun ke tahun nyaris tidak ada perubahan yang berarti. Pemahaman
terhadap teknologi penangkapan dan pengawetan serta manajemen usaha juga
masih relatif rendah. Program pemberdayaan yang selama ini diirnplementasikan
cenderung tanpa konsep yang jelas, dengan kata lain lebih berorientasi pada
proyek, tanpa memperhatikan pada kebutuhan yang paling mendasar dalam
kesinambungan usaha para nelayan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif, dengan metode analisis deskriptif. dukungan pendekatan kualitatif
dalam kajian memberdayakan masyarakat nelayan dalam upaya mewujudkan
tingkat kesejahteraannya akan mampu memberikan informasi yang akurat
sehingga sangat membantu proses interpretasi informasi dan data yang diperoleh.
Data primer dikumpulkan dari responden dengan pedoman wawancara dan
pengamatan lapangan. Prosedur pengumpulan data dalam pendekatan kualitatif
menggunakan teknik wawancara bebas tak berstruktur dan pengamatan serta
'telaahan dokumen berdasarkan data yang bersumber dari fakta di lapangan
tentang obyek penelitian, peta dan data dari kantor statistik daerah.
Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa pemberdayaan nelayan oleh
Dinas Kelautan dan Perikanan di Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa
Tenggara telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan memiliki nilai-nilai
People-centered, participatory, empowering, sustainable, sehingga dapat
dikatakan bahwa pemberdayaan nelayan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan di
Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara telah menyentuh kepada
masyarakat nelayan miskin yang menjadi target program namun belum dapat
mengangkat pendapatan rumah tangganya kearah lebih baik. Hal ini dikarenakan
nelayan di Kecamatan Belang tersebut didominasi oleh kelompok ekonomi lemah.
Hasil tangkapan yang tidak menentu disebabkan oleh keadaan cuaca yang
berubah-ubah dan bantuan pemerintah tidak tepat sasaran.
Berdasarkan kesimpulan penelitian tersebut dapat ditemukan konsep barn
yang ditawarkan untuk dijadikan masukan sekaligus melengkapi keempat nilai
yang dikemukakan oleh Chambers adalah nilai akseptabilitas yaitu berkenaan
dengan dukungan aktor kunci,baik tokoh politik, birokrat maupun tokoh
masyarakat. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






