Detail Cantuman

Image of EVALUASI KEBIJAKAN DESA MANDIRI GOTONG ROYONG DI KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT

 

EVALUASI KEBIJAKAN DESA MANDIRI GOTONG ROYONG DI KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT


Penelitian ini mengangkat kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong (DMGR)
di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat yang memiliki kedudukan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    0140Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351.068 Iwa e/R.17.401.1
    Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,;307 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351.068 Iwa e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini mengangkat kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong (DMGR)
    di Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat yang memiliki kedudukan strategis
    sebagai bagian integral dari 'kebijakan otonomi daerah tentang desa. Hal yang
    ingin digali secara mendalam dalam penelitian ini adalah bagaimana evaluasi
    kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong (DMGR) tersebut telah mampu
    menghasilkan tujuannya yang telah dipersyaratkan. Penelitian ini berangkat
    dengan hipotesis kerja "Evaluasi kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong di
    Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat meliputi kegiatan spesifikasi,
    penilaian, analisis dan rekomendasi". Informan yang dilibatkan dalam penelitian
    ini meliputi : unsur Tim Evaluasi program Desa Mandiri Gotong Royong
    (DMGR), unsur-unsur penyelenggara kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong
    (DMGR) dengan mengambil kriteria kecamatan dan desa berdasarkan
    kewilayahan di Kab.Subang (wilayah bagian selatan (pegunungan), Subang
    bagian tengah (pedataran),Subang bagian Utara (pantai) ) ; dan unsur masyarakat.

    Hasil penelitian evaluasi kebijakan menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan
    Desa Mandiri Gotong Royong belum optimal mensinergikan stake holder
    kebijakan khususnya unsur Organisasi Perangkat Daerah dalam mempercepat
    sasaran kinerja Desa Mandiri Gotong Royong (DMGR). Hal ini berimplikasi
    terhadap lemahnya pembinaan proses kebijakan DMGR khususnya pada desa­
    desa yang belum memiliki inovasi dan kreativitas dalam kegiatan-kegiatan Desa
    Mandiri Gotong Royong. Dari sisi implikasi pasca evalusi DMGR, perhatian
    terhadap rekomendasi masih belum didukung oleh strategi kedepan yang
    konsisten sehingga perhatian terhadap permasalahan dan kendala-kendala yang
    telah dievaluasi cenderung diabaikan bahkan belum menunjukkan konsistensi dari
    hasil evaluasi.

    Konsep baru evaluasi yang ditawarkan adalah Sebagai temuan baru bagi
    pengembangan ilmu yaitu evaluasi kebijakan terkait dengan informasi tentang
    kinerja dan lingkungan kebijakan untuk menilai hasil dalam suatu kurun waktu
    tertentu yang telah dicapai oleh suatu kebijakan setelah kebijakan dilaksanakan.
    Bahwa evaluasi kebijakan Desa Mandiri Gotong Royong (DMGR) inheren
    (melekat) dengan fungsi-fungsi dalam evaluasi kebijakan yang telah ditentukan
    oleh Pemerintah Kabupaten Subang.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi