Detail Cantuman

Image of STUDI PERGESERAN NILAI BUDAYA DAN ETIKA KOMUNIKASI DALAM ACARA INFOTAINMENT TELEVISI

 

STUDI PERGESERAN NILAI BUDAYA DAN ETIKA KOMUNIKASI DALAM ACARA INFOTAINMENT TELEVISI


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang terjadinya pergeseran
nilai budaya dan pergeseran etika komunikasi dalam acara ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100150302.2 Win s/R.17.142Perpustakaan Pusat (REF.17.142)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Win s/R.17.142
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;811 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Win s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang terjadinya pergeseran
    nilai budaya dan pergeseran etika komunikasi dalam acara infotainment di televisi
    yang menunjukkan terjadinya perubahan hak proteksi atas privasi seseorang
    menjadi ajang promosi pribadi, Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif
    dengan pendekatan paradigma kritis.

    Pengumpulan data primer adalah dengan melakukan observasi atas
    tayangan-tayangan acara infotainment di televisi dan melakukan wawancara dengan
    para informan dari berbagai latar belakang yang relevan dengan riset ini. Data
    sekunder diperoleh dari dokumentasi dan penelitian online. Analisisnya dilakukan
    dengan deskriptif kualitatif.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran nilai budaya
    dan etika komunikasi yang disebabkan oleh berbagai faktor. Pergeseran nilai
    budaya terjadi karena: 1) Faktor utama adalah karena tiga unsur penyebab yaitu
    teknologi atau rnedianya, sumber beritanya atau artisnya (personality), dan unsur
    pekerja infotainmentnya. 2) Motif di balik maraknya tayangan infotainment yaitu
    adagium uang dan kapitalisasi modal. 3) Cara media merekonstruksi realitas sosial
    ke dalam acara infotainment menurut sudut pandang atau perspektif mereka sendiri.
    4) Irfotainment merupakan salah satu ujung tombak dari budaya populer yang
    memengaruhi gaya hidup masyarakat dan sebaliknya gaya hidup masyarakat telah
    menjadi budaya pop. 5) Alasan popularitas dan ekonomi yang secara tidak sadar
    mempertahankan sistem kapitalisme barn dengan menggunakan sistem rating. 6)
    Adanya perubahan tata nilai dan worldview berimbas ke perubahan sikap dan
    perilaku baik bagi para pesohor/artis, pekerja infotainment, dan masyarakat. 7)
    Faktor kejenuhan atau kekesalan masyarakat konsumen terhadap acara infotainĀ­
    ment, karena terpaan infotainment yang terus menerus.

    Pergeseran etika komunikasi dalam acara infotainment di televisi
    disebabkan oleh beberapa faktor. 1) Privasi dan hak privasi warga negara pada
    komunitas tertentu (para pesohor) telah diabaikan dan berubah menjadi ajang
    promosi diri di layar televisi. Ada sifat narsis, eksibisionis dan oportunis di
    kalangan para pesohor. 2) Gambar di televisi adalah "manipulated pictures" yang
    dibuat Tim Produksi yang mempunyai kekuasaan atas apa yang akan disajikan
    kepada penonton. Penyajian programnya low taste content dan sensasional dengan
    target utama khalayak segmen SES C, D atau E, yang juga low level education dan
    low income serta posisi tawamya lemah. 3) Terjadi perubahan makna etika
    komunikasi bagi Tim Produksi acara infotainment. Tim Produksi infotainment
    bermain di antara dua ranah, yaitu ranah pribadi dan ranah publik, maka sering
    terjadi gesekan-gesekan dengan alasan tertentu. 4) Pergeseran etika komunikasi
    dalam acara infotainment terjadi karena adanya pelanggaran atas etika, estetika,

    norma dan logika. .
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi