Detail Cantuman

Image of ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN HARGA MINYAK INTERNASIONAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA (SUATU MODEL COMPUTABLE GENERAL EQUILIBRIUM)

 

ANALISIS DAMPAK PERUBAHAN HARGA MINYAK INTERNASIONAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA (SUATU MODEL COMPUTABLE GENERAL EQUILIBRIUM)


Pertumbuhan ekonomi sering dikaitkan dengan energi, dimana energi merupakan
salah satu input yang penting dalam proses produksi. Kebutuhan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100129658 Tja a/R.12.220Perpustakaan Pusat (REF.12.220)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    658 Tja a/R.12.220
    Penerbit Program doktor fakultas ekonomi UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xix,;200 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    658 Tja a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pertumbuhan ekonomi sering dikaitkan dengan energi, dimana energi merupakan
    salah satu input yang penting dalam proses produksi. Kebutuhan energi
    mempengaruhi kegiatan ekonomi dalam skala mikro maupun makro. Minyak mentah
    memegang peranan yang dominan dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Oleh
    karena itu harga minyak rnentah intemasional rnenjadi salah satu faktor yang
    diperhitungkan untuk mendukung produksi output.

    Penelitian ini bertujuan untuk rnengetahui dampak perubahan harga rninyak mentah
    Indonesia terhadap pertumbuhan ekonorni dalam jangka pendek maupun dalam
    jangka panjang dengan menggunakan model CGE Agefis. Parameter model diambil
    dari GTAP dan data yang digunakan diambil dari tabel Input Output Indonesia tahun
    2008 dan tabel Sistem Neraca Sosial Ekonomi 2008. Dampak perubahan ICP sebesar
    20,3 persen, dalam jangka pendek, menyebabkan kenaikan pada konsumsi rumah tangga,
    impor, dan total PDB, sedangkan ekspor mengalami penurunan. Sedangkan dalam jangka
    panjang perubahan ICP sebesar 20,3 persen menyebabkan kenaikan pada ekspor dan impor,
    sedangkan penurunannya terjadi pada konsumsi rumah tangga dan total PDB.

    Penelitian ini juga membahas mengenai sensitivitas model terhadap perubahan 3
    parameter yang digunakan dalam model, yaitu elastisitas Annington, elastisitas
    substitusi input primer, dan elastisitas ekspor. Dalam analisis sensitivitas, dari sirnulasi­
    simulasi yang digunakan dalam model, dimana masing-masing simulasi dilakukan dengan
    melakukan kombinasi perubahan terhadap 3 parameter yang digunakan baik dalam jangka
    pendek maupun dalam jangka panjang, dapat menyebabkan terjadinya perubahan terhadap
    variabel-variabel yang digunakan dalam model. Perubahan atas variabel-variabel tersebut
    tidak hanya terjadi pada besaran pertumbuhannya namun juga terjadi pada arah
    pertumbuhannya yang dapat berbeda dibandingkan dengan kondisinya pada baseline.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi