Detail Cantuman

Image of KOORDINASI ANTAR ORGANISASI DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

 

KOORDINASI ANTAR ORGANISASI DALAM PEMBANGUNAN PARIWISATA DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG


Penelitian ini bermula dari belum sesuainya kinerja pembangunan
kepariwisataan di Kepulauan Bangka Belitung dengan potensi yang dimiliki ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100199351 Meg k/R.17.334Perpustakaan Pusat (REF.17.334)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Meg k/R.17.334
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xi,;271 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Meg k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bermula dari belum sesuainya kinerja pembangunan
    kepariwisataan di Kepulauan Bangka Belitung dengan potensi yang dimiliki yaitu,
    masih rendahnya jumlah kunjungan wisatawan maneanegara, kontribusi sektor
    pariwisata yang masih keeil terhadap PDRB, serta indikasi adanya masalah
    dalam koordinasi antar organisasi yang terkait dengan kepariwisataan seperti
    tumpang tindih pengguriaan kawasan, serta dukungan sektor industridan
    perhubungan yang belum sinergi.

    Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data
    melalui wawancara, observasi dan diskusi mendalam dengan informan yang
    berasal dari organisasi di tingkat provinsi yaitu organisasi pemerintahan,
    organisasi swasta, serta LSM, masyarakat, dan wisatawan. Pengumpulan data
    sekunder menggunakan studi dokumen. Pengolahan data dilakukan dengan
    menggunakan pendekatan metode analisis deskriptif serta melakukan triangulasi.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antar organisasi dalam
    pembangunan pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung belum berlangsung baik.
    Hal tersebut karena belum sesuainya strategi koordinasi yang dilakukan dengan
    karakter jaringan koordinasi antar organisasi yang ada. Dalam karakter jaringan
    koordinasi, dari enam unsur jaringan yang diteliti memperlihatkan bahwa pada
    unsur Interdependence pola ketergantungan yang ada ialah ketergantungan
    sekuensial; pada unsur Size, ukuran yang ada ialah besar mendekati sangat besar;
    sedangkan Struktur menggambarkan bentuk yang tidak terstruktur; unsur
    Complexity berukuran sedang; serta unsur Otonomi yang ada juga sedang; untuk
    unsur Misi masih bersifat rendah. Dalam bahasa lain dapat dikatakan bahwa
    hanya pada Misi saja yang mendekati unsur jaringan yang mempermudah
    koordinasi antar organisasi. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa strategi
    koordinasi yang sesuai dengan karakter jaringan organisasi dipengaruhi pula oleh
    kejelasan perencanaan, struktur organisasi, kualitas komunikasi, kualitas SDM,
    serta adanya insentif baik yang bersifat materil maupun non materil.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi