Detail Cantuman

Image of PENGARUH KOMPETENSI DAN PERILAKU APARATUR PUSKESMAS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN

 

PENGARUH KOMPETENSI DAN PERILAKU APARATUR PUSKESMAS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN


Saat im, puskesmas~puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya belum
menampilkan kinerja pelayanan yang optimal, sehingga kualitas pelayanan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100240351 Sap p/R.17.363Perpustakaan Pusat (REF.17.363)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Sap p/R.17.363
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxi,;299 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 sap p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Saat im, puskesmas~puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya belum
    menampilkan kinerja pelayanan yang optimal, sehingga kualitas pelayanan
    kesehatan yang dirasakan oleh masyarakat masih rendah, khususnya masyarakat
    Kabupaten Tasikrnalaya. Belum optimalnya kinerja pelayanan pada puskesmas­
    puskesmas di Kabupaten Tasikrnalaya, diduga karena belum optimalnya
    kompetensi dan perilaku aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai
    pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat. Dalam penelitian ini menelaah
    seberapa besar pengaruh kompetensi dan perilaku aparatur baik secara parsial
    maupun simultan, terhadap kualitas pelayanan kesehatan pada puskesrnas­
    puskesmas di Kabupaten Tasikmalaya.

    Metode penelitian ini menggunakan Explanatory Survey Methode, dengan
    pendekatan kuantitatif. Penentuan unit analisis dengan random sampling,
    penentuan populasi dengan sampling acak sederhana, sedangkan penentuan
    sampel dengan menggunakan alokasi proporsional sehingga mendapatkan
    sejumlah data tentang kompetensi dan perilaku aparatur yang cukup representatif.
    Teknik pengumpulan data menggunakan angket, yang dikumpulkan dari
    responden dengan ukuran sampel 117 orang aparatur puskesmas, yaitu pelayan
    jasa layanan kesehatan pada puskesmas-puskesrnas di Kabupaten Tasikrnalaya.
    Untuk memperoleh hasil yang lebih akurat ditetapkan sampel konfirmasi dari
    pasien yang pernah terlayani di puskesmas dan tokoh masyarakat dengan
    menggunakan purposive sampling. Adapun teknik analisis data yang digunakan
    adalah model analisis jalur dengan uji statistika adalah uji-t dan uji-F.

    Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa kompetensi dan
    perilaku aparatur berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pelayanan
    kesehatan. Variabel perilaku aparatur lebih tinggi pengaruhnya daripada
    kompetensi aparatur dengan proporsi pengaruh tertinggi pada dimensi tanggung
    jawab dalam item kejelasan (kepastian) wewenang dan tanggung jawab, hal
    terse but dapat mengarahkan kepada profesionalisme tugas pelayanan, namun
    demikian disadari bahwa masih ada variabel lain yang memiliki pengaruh
    terhadap kualitas pelayanan kesehatan.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi