Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUNAKEN DI MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA

 

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUNAKEN DI MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA


Penelitian ini adalah tentang implementasi kebijakan pengelolaan Taman
Nasional Bunaken di provinsi Sulawesi Utara. Masalah utama dalam ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130100156351 Pat i/R.17.346Perpustakaan Pusat (REF.17.346)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Pat i/R.17.346
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;199 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Pat i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini adalah tentang implementasi kebijakan pengelolaan Taman
    Nasional Bunaken di provinsi Sulawesi Utara. Masalah utama dalam penelitian
    adalah setelah pemerintah provinsi Sulawesi Utara mengeluarkan kebijakan
    pembentukan Dewan Pengelolaan Taman Nasional Bunaken (DPTNB) ternyata
    Taman Nasional Bunaken belum juga tertangani dengan baik. Sebagai kawasan
    wisata yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi daerah, angka
    kunjungan wisatawan ke kawasan ini semenjak tahun 2009 justru semakin
    menurun, sementara sebagai kawasan konservasi, kondisi kawasan ini justru
    semakin buruk.

    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif Dari kegiatan
    penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa sumber persoalan adalah pada tidak
    sesuainya bentuk organisasi DPTNB dengan persoalan yang dihadapi. DPTNB
    hanyalah merupakan lembaga kolaborasi yang tugasnya hanya
    mengkoordinasikan program antar instansi. Bentuk organisasi justru
    mengakibatkan sikap kontra produktif dari seluruh pemangku kepentingan. Tidak
    ada dukungan dari pemangku kepentingan terhadap program-program yang
    seharusnya dilakukan.

    Adapun temuan dari penelitian ini adalah bentuk organisasi tanpa
    hierarkhi dan kewenangan yang tegas menjadi penyebab utama tidak berjalannya
    program-program yang telah ditetapkan di dalam organisasi. Ketiadaan hierarkhi
    dan pembagian tugas yang jelas, menyebabkan seluruh anggota yang berada di
    dalam organisasi menjadi tidak memiliki komitmen terhadap keputusan-keputusan
    organisasi. karena temyata di dalam organisasi seperti ini, tidak ada kewajiban
    bagi para anggotanya untuk melaksanakan berbagai keputusan atau program yang
    ditetapkan oleh organisasi. Temuan lainnya bahwa organisasi tanpa hierakhi dan
    pembagian kewenagan yang tegas juga memberikan pengaruh buruk terhadap
    respons atau disposisi para anggota di dalam organisasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi