<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8300">
 <titleInfo>
  <title>PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DALAM REFORMASI SEKTOR KEAMANAN DI INDONESIA :</title>
  <subTitle>STUDI ADVOKASI RANCANGAN UNDANG-UNDANG KEAMANAN NASIONAL OLEH KOALISI MASYARAKAT SIPIL UNTUK REFORMASI SEKTOR KEAMANAN</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusa Djuyandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv,;310 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Undang-Undang Keamanan Nasional dibutuhkan untuk memperkuat &#13;
reformasi sektor keamanan. Meski dibutuhkan, hingga saat ini RUU Keamanan &#13;
Nasional belum disahkan menjadi undang-undang karena substansinya dianggap &#13;
memberi peluang bagi terjadinya pelanggaran HAM, mengekang kebebasan dan &#13;
mengancam demokrasi. Peran yang dijalankan oleh koalisi LSM (KMSRK) dalam &#13;
mengadvokasi RUU Kamnas, bertujuan mendorong lahirnya kebijakan keamanan &#13;
nasional yang sesuai dengan tujuan reformasi. Karena itu penelitian ini dilakukan &#13;
untuk menganalisis peran LSM dalam reformasi sektor keamanan di Indonesia, &#13;
khususnya melalui advokasi RUU Keamanan Nasional. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data terdiri dari data &#13;
primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan observasi, &#13;
sedangkan data sekunder diperoleh dari kajian literatur. Instrumen penelitian adalah &#13;
peneliti sendiri. Informan penelitian terdiri dari pimpinan beberapa LSM yang &#13;
tergabung dalam KMSRK, Pimpinan Komisi I DPR, Sesditjen Potensi Pertahanan &#13;
(Kementerian Pertahanan), Pusat Penerangan Mabes TNI, dan akademisi. &#13;
&#13;
Peran LSM dalam reformasi sektor keamanan, khususnya terkait dengan &#13;
advokasi RUU Keamanan Nasional oleh KMSRK, dilakukan melalui berbagai &#13;
mekanisme, diantaranya dengan ikut terlibat secara populer dalam pembuatan &#13;
kebijakan, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, mempromosikan &#13;
reformasi, dan mengedepankan kepentingan minoritas (masyarakat). Disamping itu, &#13;
membentuk kesatuan kepentingan yang koheren juga menjadi bagian dari peran &#13;
yang dijalankan oleh LSM, dimana bagian ini merupakan temuan baru penelitian. &#13;
&#13;
Dari penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa peran LSM &#13;
dalam reformasi sektor keamanan di Indonesia, khususnya dalam melakukan &#13;
advokasi atas RUU Keamanan Nasional, masih lemah. Kondisi ini terjadi karena &#13;
tidak seluruh LSM anggota koalisi menjalankan keseluruhan bagian dari peran yang &#13;
ada. Dari aspek keterlibatan secara populer dalam pembuatan kebijakan, tidak &#13;
seluruh LSM menggunakan cara yang sama dalam menjalankan peran sebagai &#13;
kelompok penekan, begitupun halnya setiap anggota koalisi memiliki cara dan &#13;
segmentasi yang berbeda dalam mendorong partisipasi masyarakat. Demikan juga &#13;
dalam aspek memberikan pendidikan politik, tidak seluruh LSM melaksanakan &#13;
proses jurnalisme investigatif. Dari temuan baru, yaitu membentuk kesatuan &#13;
kepentingan yang koheren, peran ini tidak berjalan dengan baik karena adanya &#13;
beberapa perbedaan gagasan, kata atau tindakan diantara sesama anggota koalisi. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Djuyandi Yusa</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata Kunci: Lembaga Swadaya Masyarakat, RUU Keaman</topic>
 </subject>
 <classification>327 Yus p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>327 Yus p/R.17.268.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">02168</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8300</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 09:17:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>