Detail Cantuman

Image of BIOKONVERSI CAMPURAN AMPAS KELAPA (Limbah VCO) DENGAN AMPAS TAHU  OLEH Aspergillus niger DAN IMPLIMENTASINYA TERHADAP  PERFORMAN AYAM BROILER

 

BIOKONVERSI CAMPURAN AMPAS KELAPA (Limbah VCO) DENGAN AMPAS TAHU OLEH Aspergillus niger DAN IMPLIMENTASINYA TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER


BIOKONVERSI CAMPURAN AMPAS KELAPA (Limbah VCO) DENGAN AMPAS TAHU OLEH Aspergillus niger DAN IMPLIMENTASINYA TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120100162636 Wol b/R.20.2Perpustakaan Pusat (REF.20.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    636 Wol b/R.20.2
    Penerbit Program Pasca Sarjana : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    142 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    636
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • BIOKONVERSI CAMPURAN AMPAS KELAPA (Limbah VCO) DENGAN AMPAS TAHU OLEH Aspergillus niger DAN IMPLIMENTASINYA TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER
    Oleh
    Fenny R.Wolayan
    Tim Promotor
    Prof. Dr. Ir. Ana Rochana T, M.S
    Dr. Ir. Iwan Setiawan, DEA
    Dr. Ir.Yuli Astuti Hidayati, MP.
    ABSTRAK
    Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas, Non Rumiansia dan Industri Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Bandung. Penelitian awal bertujuan untuk mengetahui rasio, suhu ruang fermentasi, jumlah koloni serta pH produk fermentasi campuran ampas kelapa (Limbah VCO) dengan ampas tahu yang hasil terbailnya digunakan pada penelitian tahap I. Penelitian tahap I, fermentasi campuran ampas kelapa (Limbah VCO) dan ampas tahu oleh kapang Aspergillus niger, bertujuan untuk mendapatkan produk biokonversi yang optimal, tahap II, pengukuran energi metabolis dan kecernaan protein, bertujuan untuk menentukan kualitas produk fermentasi, tahap III, uji ransum, tujuan penelitian untuk menetapkan besaran penggunaan produk biokonversi yang optimal melalui pengukuran terhadap perforrnan ayam broiler. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen di Laboratorium. Penelitian tahap pertama, menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Tersarang, faktor A adalah dosis inokulum kapang Aspergillus niger yaitu 0,4, 0,6 dan 0,8 persen; faktor B adalah waktu fermentasi, yaitu 3,4 dan 5 hari, masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Faktor B tersarang pada faktor A. Uji statistik dilakukan dengan uji sidik ragam dan perbedaan antara perlakuan dikaji menggunakan uji jarak berganda Duncan. Penelitian tahap kedua dianalisis dengan menggunakan "uji t-student". Penelitian Tahap ketiga menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri atas 6 macam perlakuan, yaitu tingkat penggunaan produk fermentasi sebesar 0,5, 10, 15. 20 dan 25 persen dalam ransum, dan masing-masing perlakuan di ulang sebanyak empat kali. Uji statistik dilakukan dengan sidik ragam dan perbedaan pengaruh antara perlakuan dikaji menggunakan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian awal diperoleh rasio campuran ampas kelapa (Limbah VCO) dengan ampas tahu yaitu 71,4 % : 28,6 % serta suhu ruang fermentasi 31°C menghasilkan jumlah koloni tertinggi 28,95 x 10 7 serta pH 4,25 . Penelitian tahap I diperoleh bahwa fermentasi eampuran ampas kelapa (Limbah VCO) dan ampas tahu dengan Aspergillus niger dosis 0,6 persen selama 4 hari menghasilkan pen
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi