<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8284">
 <titleInfo>
  <title>PERAN MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP) DALAM MM MENDUKUNG PENYELENGGARAAN OTONOMI KHUSUS DI PROVINSI PAPUA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Binson Sipayung</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana  Program Doktor Ilmu Politik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv,;324 hjlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang peran Majelis Rakyat Papua &#13;
(MRP) sebagai lembaga kultural yang mewakili adat, agama, dan perempuan. &#13;
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum optimalnya fungsi MRP &#13;
untuk mendengarkan, menampung, menyampaikan, dan menindaklanjuti aspirasi &#13;
orang asli Papua (Orpa). &#13;
&#13;
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan instrumen pokok peneliti &#13;
yang mewawancarai sejumlah informan disertai pengamatan secara mendalam &#13;
(depth interview). Adapun informan yang dimaksud adalah aktor-aktor yang &#13;
terlibat dalam penyelenggaraan kebijakan Otonomi Khusus di Provinsi Papua dan &#13;
berbagai elemen masyarakat yang dianggap representatif mewakili aspirasi dan &#13;
kepentingan orang asli Papua. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum optimalnya MRP sebagai &#13;
lembaga kultural karena adanya kesenjangan (gap) antara MRP sebagai wakil &#13;
orang asli Papua dan rakyat Papua sebagai pihak yang diwakili. Kesenjangan &#13;
tersebut diakibatkan oleh sistem rekruitmen, kondisi geografis dan topografi, &#13;
hambatan sosiologis, dan hambatan yuridis. Untuk mengurangi kesenjangan, maka &#13;
perlu diupayakan penguatan lembaga MRP melalui perbaikan sistem seleksi calon &#13;
anggota MRP, membangun sinergi yang konstruktif antara MRP, DPRP, dan &#13;
Eksekutif (Gubemur); sinergisitas dengan pemerintah pusat; pemanfaatan tenaga &#13;
ahli, dan pentingnya pembekalan bagi calon anggota MRP terpilih. &#13;
&#13;
Sumbangan secara konseptual terhadap pengembangan ilmu dan &#13;
pembangunan dari penelitian ini adalah kebijakan yang menyangkut lembaga &#13;
perwakilan rakyat untuk dapat menghasilkan wakil rakyat yang berkualitas, harus &#13;
diawali dari proses rekruitmen yang transparan dan tidak ada intervensi dari pihak &#13;
manapun, membangun sinergisitas antara lembaga terkait, dan memperoleh &#13;
dukungan masyarakat setempat. &#13;
&#13;
Pada akhimya eksistensi anggota MRP dalam mendengarkan, menampung, &#13;
menyampaikan, dan menindaklanjuti aspirasi orang asli Papua (Orpa) harus &#13;
dijalankan melalui kebijakan yang aspiratif, transparan, serta monitoring dan &#13;
evaluasi yang teratur dan kontinyu, sehingga penyelenggaraan Otonomi Khusus &#13;
membawa perubahan yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat khususnya &#13;
orang asli Papua. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sipayung Binson</note>
 <subject authority="">
  <topic>MRP, sinergisitas, lembaga kultural, perwakilan, o</topic>
 </subject>
 <classification>320 Bin p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 Bin p/R.17.190.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">02152</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8284</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-11 10:03:20</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>