KONSTRUKSI APOSISI BAHASA INGGRIS DALAM MEDIA CETAK: Kajian Struktur dan Makna
Penelitianini berjudul "Konstruksi Aposisi Bahasa lnggris dalam Media Cetak:
Kajian Struktur dan Makna" (The Construction of English ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 02125 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 420 Her K/R.18.29.2Penerbit program doktor pasca sarjana Unpad : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiv,;284 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 420 Her kTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Gunawan Hero -
Penelitianini berjudul "Konstruksi Aposisi Bahasa lnggris dalam Media Cetak:
Kajian Struktur dan Makna" (The Construction of English Apposition in Printed
Media: Studies ;o[ .Strocture and &nse)~Pusat perhariaa padapenelinan . ini
meliputijenis apositif yang digunakan di media eetak, struktur dalam konstruksi
aposisi, dan hubungan semantis yang ada dalam konstruksi aposisi. Tujuan dari
peneUtian ini· adalah:l} ·mendeskripsikan,· secara siataktis, jenis apesitif yang
digunakan dalam media cetak, 2) menganalisis dan menje1askan struktur dalam
konstruksi aposisi bahasa Inggris dalam media cetak, dan 3) menganalisis serta
menjelaskan hubungan semantis da:lamkonstrUksi aposisibahasa Inggris dalam
media cetak. Data apositif yang dianalisis bersumber dari tiga media cetak
berbahasa Inggris, yaitu: 1) harian The Jakarta Post. 2) majalah mingguan TIME,
dan 3) majaIah bulanan Reader s Digest. Data tersebut dianaIisis dengan
menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu metode yang menghasilkan data
deskriptif berupa .data tertulis atau .Iisan, Untuk menganalisisdata penelitian yang
bersifat deskriptif ini digunakan metode kajian distribusional dengan teknik lesap,
ekstrak, sisip, dan sulih. Terkait dengan fokus penelitian dan tujuan penelitian,
hasil penelitian- ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat dua jenis apositif yang
digunakan dalam media cetak, yaitu apositif tunggal dan apositif jamak, 2)
struktur dalam konstruksi aposisi dibangun di atas konstituen berbasis nomina,
yakni berupa frasa nomina, dan klausa nomina baik yang fmit maupun yang
nonfinit, 3) hubungan semantis dalam konstruksi aposisi meliputi aspek skala
hubungan antara apositif dan unsur inti sebagai tambatannya, dan aspek relasi
makna yang terbangun di dalam konstruksi aposisi itu sendiri. Berdasarkan aspek
skala hubungan, konstruksi aposisi memiliki hubungan ekuivalensi, atribusi, dan
inklusi. Sementara itu, berdasarkan aspek relasi makna, konstruksi aposisi
menunjukkan adanya dua hubungan baik secara horizontal maupun secara
vertikal. Secara horizontal, konstruksi aposisi memiliki hubungan sintagmatis,
yakni berupa keeratan sintaktis; sedangkan secara vertikal, konstruksi aposisi
memiliki hubungan paradigmatis, yakni berupa kedekatan makna secara in
absentia.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






