<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8251">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN ELECTRONIC GOVERNMENT DALAM PROSES PENERBITAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB) PADA BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPMP2T) DI KOTA DEPOK PROPINSI JAWA BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS SUPRIADI HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii,;279 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini diawali dari banyaknya rasa kekecewaan masyarakat dalam &#13;
setiap pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (1MB) di Kota Depok. Diketahui &#13;
intensilas pengurusan 1MB di kota Depok Cukup tinggi.Hal ini disebabkan Kota &#13;
Depok Merupakan Kola yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara &#13;
Jakarta.Di ketahui kota Jakarta yang sangat sempit dan sangat mahal lahan &#13;
perumahan.pilihan masyarakat tentunya kota pinggiran kota Jakarta yakni &#13;
Depok.Masyarakat dihadapkan pada rasa kekecewaan da/am pengurusan 1MB &#13;
.mulai dari permasalahan lambat dan ketidak jelasan sampai pada masalah &#13;
prosedur yang berbelit belit.Keadaan ini ditambah lagi dengan informasi proses &#13;
yang tidak jelas dan selalu mengambang.akhirnya kepastian selalu tidak &#13;
ditemukan. &#13;
&#13;
Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif'.pengumpulan data melalui &#13;
wawancara .observasi dan diskusi mendalam dengan irforman yang berhubungan &#13;
langsung dengan proses pelayanan penerbitan 1MB, dari seluruh organisasi &#13;
perangkat daerah Kota Depok yang terlibat dalam proses penerbitan 1MB. Dengan &#13;
dukungan informan dari pegawai negeri sipil yang sangat memahami proses &#13;
penerbitan [MB dan sangat memahami electronic government.Pengumpulan data &#13;
sekunder menggunakan studi dokumen.Pengelolahan data dilakukan dengan &#13;
menggunakan metode deskriptif serta melakukan trianggulasi. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Electronic Government &#13;
dalam proses penerbitan Izin Mendirkan Bangunan (IMB) di Kota Depok Propinsi &#13;
Jawa Barat belum di terapkan secara menyeluruh dan dengan sistem yang belum &#13;
terintegrasi.Kemudian penerapan Electronic Government di dalam unit kerja yang &#13;
terlibat dalam proses penerbitan 1MB juga belum secara menyeluruh dan juga &#13;
belum maksimal dalam melakukan perbaikan proses kerja (Business Process &#13;
Reengineringj. Aplikasi dan infrastruktur Teknologi Informasi yang dipergunakan &#13;
dalam proses penerbitan [MB tidak maksimal dalam membantu proses penerbitan &#13;
1MB. Sistem aplikasi dan infrastruktur teknologi informasi yang tidak sama dan &#13;
tidak seragam dalam sistem database berakibat tidak terintegrasi serta &#13;
bermunculan pulau pulau dalam jaringan kerja Teknologi Informasi.Penerapan &#13;
&#13;
. Electronic Government sangat membutuhkan dukungan pimpinan unit kerja &#13;
masing masing.bukan hanya dukungan finansial tetapi juga dukungan &#13;
perencanaan dengan demikian dapat membangun self IT awareness Pimpinan unit &#13;
kerja secara keseluruhan bukan secara parsial.Dan tentunya dukungan kualitas &#13;
Sumber Daya Manusia atau stafyang bertugas dalam bidang Teknologi Informasi &#13;
sangat dibutuhkan dengan jalan memberikan banyak pelatihan secara terus &#13;
menerus. Kemampuan dan keterampilan staf yang bertugas di bidang teknologi &#13;
informasi seharusnya sejalan dengan Up to date teknologi Informasi.Hasil &#13;
penelitian ini juga memperlihatkan lemahnya peran dan fungsi organisasi yang &#13;
bertanggangungjawab dalam penerapan teknologi informasi.lemahnya komitmen &#13;
dalam penerapan electronic government,sulitnya melakukan integrasi sistem kerja &#13;
jaringan pelayanan 1MB. Untuk itu electronic government seharusnya dilaksanakan &#13;
secara menyeluruh.terintegrasi serta didukung sumber daya manusia yang trampil &#13;
dan Infrastruktur teknologi Informasi yang kuat di Kota Depok Propinsi Jawa &#13;
Barat, &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">HARAHAP AGUS SUPRIADI</note>
 <subject authority="">
  <topic>Electronic Government.Business Process Reenginerin</topic>
 </subject>
 <classification>351 Har p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>351 Har p/R.17.303.1</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">02119</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8251</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-12 10:47:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>