Detail Cantuman

Image of EVALUASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM )MANDIRI PERDESAAN DI KABUPATEN SORONG PROPINSI PAPUA BARAT (STUDI KASUS PADA SUKU MOI)

 

EVALUASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM )MANDIRI PERDESAAN DI KABUPATEN SORONG PROPINSI PAPUA BARAT (STUDI KASUS PADA SUKU MOI)


Pokok permasalahan penelitian ini adalah evaluasi program pemberdayaan
PNPM Mandiri Perdesaan yang masih belum berhasil mencapai tujuannya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    02114Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351 Isa e/R.17.309.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii,;220 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351 Isa e
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pokok permasalahan penelitian ini adalah evaluasi program pemberdayaan
    PNPM Mandiri Perdesaan yang masih belum berhasil mencapai tujuannya dalam
    memberikan manfaat atau hasil bagi upaya mengatasi kemiskinan masyarakat
    kabupaten Sorong khususnya yang ada di wilayah perdesaan. Lebih khusus lagi
    kemiskinan dan ketidakberdayaan masyarakat suku Moi. Meskipun program
    tersebut dalam prosesnya berhasil dilaksanakan dengan baik, tetapi tidak demikian
    dengan hasil dan manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program tersebut,
    namun tidak demikian dengan hasil dan manfaat yang didapat. Dari segi konteks,
    program ini menghadapi kendala yang sangat berat. Sementara dari sisi input
    program ini juga masih dirasakan kurang dan seringkali tidak tepat, baik jumlah
    dan kualitasnya.

    Metode dan pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian
    kualitatif (qualitative research) dengan pendekatan deskriptif, yang dalam
    pengumpulan datanya melalui metode pengamatan langsung di lapangan serta
    wawancara mendalam (indepth interview) dengan subyek penelitian atau para
    nara sumber dan informan serta informan kunci (key informan). Guna
    memperoleh tingkat kepercayaan data hasil penelitian atau tingkat kebermaknaan
    suatu penelitian ini, dilakukan langkah-langkah uji keabsahan data antara lain
    melalui uji kredibilitas data (validitas internal) dengan model triangulasi sumber.

    Hasil yang sekaligus menjadi temuan baru penelitian menunjukkan bahwa
    faktor konteks program merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya. Faktor
    ini justru menjadi penentu mengenai seberapa besar dan kualitas input yang harus
    diberikan untuk mengatasi ketidakberdayaan masyarakat. Mengenai proses
    pelaksanaan program yang relatif baik karena sifat dan bentuk program ini yang
    lebih spesifik dan terfokus pada jenis kegiatan tertentu dan dilaksanakan di
    wilayah tertentu. Efektifitas pelaksanaan program yang cukup baik ini ternyata
    terkendala oleh faktor konteks dan juga input yang ada karena dalam konteks
    daerah yang memiliki karakteristik unik dan khas, khususnya yang ada di daerah
    terpencil, terislolir, pedalaman dan pegunungan, maka jumlah dan kualitas input
    yang ada dirasakan jauh dari mencukupi untuk mengatasi persoalan
    ketidakberdayaan dan kemiskinan masyarakat. Beratnya persoalan terkait konteks
    program yang dihadapi serta ketidaktepatan input yang digunakan membuat
    banyak input program yang bisa dilaksanakan dengan baik seperti tersia-sia dan
    tidak memberi hasil dan manfaat yang optimal. Diperlukan perlakuan khusus,
    terutama yang berkaitan dengan input seperti berupa kebijakan, dana dan personil
    agar proses pelaksanaan program bisa membawa hasil dan manfaat optimal bagi
    upaya penanggulangan kemiskinan masyarakat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi