Detail Cantuman

Image of IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM JENJANG PENDIDIKAN DASAR

 

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM JENJANG PENDIDIKAN DASAR


Indonesia adalah negara multikultural terbesar di dunia Namun
pendidikan multikultural di Indonesia masih sebatas wacana Penelitian ini

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    02109Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    306 Naw i /R.18.3.3
    Penerbit program doktor ilmu budaya : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii,;438 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    306 Naw i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Indonesia adalah negara multikultural terbesar di dunia Namun
    pendidikan multikultural di Indonesia masih sebatas wacana Penelitian ini
    bertujuan mengetahui kondisi eksisting irnplementasi operasional indikator
    multikultural di bidang pendidikan sebagaimana 5 dimensi pendidikan
    multikultural Banks -yang dikuatkan para ahli menjadi 14 subdimensi--. dengan
    membangun upaya pemberdayaan budaya organisasi sekolah (meliputi guru,
    kepala sekolah, dan interaksi keduanya). Dengan pemberdayaan ini, sekolah
    mampu mengatasi pennasalahan sebagai bangsa multikultural.

    Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metodologi studi kasus, hasil
    penelitian ini adalah: (1) Keberhasilan pendidikan multikultural bergantung pada
    pengirnplementasian seluruh subdimensi pendidikan multikultural. (2)
    Keberhasilan pengirnplementasian pendidikan multikultural mensyaratkan "kerja
    sama rim" padu antar-unsur sekolah untuk saling mendukung dan menguatkan
    peran masing-masing. (3) Tiap-tiap bahasa adalah penjelmaan yang unik dari
    suatu kebudayaan yang unik. Dengan dernikian, tiap-tiap bahasa itu perlu
    dipelaiari, dianalisis, dipaharni, dan dilukiskan secara ilmu atas keunikannya dan
    juga kesamaannya dengan bahasa-bahasa lain. (4) Masih terbuka banyak
    peluanglcara yang bisa dilakukan/ditingkatkan dalam pengirnplementasian
    pendidikan multikultural, sehingga terciptanya sebuah model pendidikan/materi
    aiar multikultural yang menyeluruh dan sesuai kebutuhan sekolah. (5) Guru
    merupakan aktor utarna dalam pengimplementasian subdimensi-subdimensi
    pendidikan multikultural. Untuk itu, guru harus selalu meng-up date
    pengetahuannya (6) Pengimplementasian pendidikan multikultural adalah proses
    humanisasi, maka seyogyanya itu bisa dilakukan sejak jenjang pendidikan dasar.
    (7) Model pembelajaran konstruktivisme yang mengarah pada student centered,
    adalah model pembelajaran yang tepat untuk mengimplementasian pendidikan
    multikultural.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi