<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8237">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KOMPETISI GULMA DAN ALELOPATI TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN SERTA HASIL TIGA KULTIVAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merril) BERBEDA UKURAN BENIH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ABDUL KARIM KILKODA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>x,;173 hlm ,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan dari penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan &#13;
dan hasil tanaman kedelai akibat alelopati, periode kritis dan kompetisi gulma kaitannya &#13;
dengan ukuran benih. Tahapan penelitian yang dilakukan pad a penelitian ini terdiri dari tiga &#13;
tahap, yaitu penelitian laboratorium, penelitian rumah kaca dan penelitian lapangan. &#13;
Penelitian tahapan pertama terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi ekstrak gulma dan ukuran &#13;
bobot kedelai, tujuannya adalah untuk menguji daya alelopati senyawa aktif yang dihasilkan &#13;
oleh gulma Ageratum conyzoides dan Borreria a/ala untuk mengukur tingkat viabilitas dan &#13;
mutu kualitas benih yan!;. tumbuh berdasarkan pemberian ekstrak alelopati gulma &#13;
A.conyzoides dan B. alata dengan konsentrasi Tanin dan Fenol berbeda. Hasil penelitian &#13;
Tahap satu ditemukan fakta bahwa terjadinya penghambatan perkecambahan pada &#13;
konsentrasi alelopati terhadap ketiga jenis varietas kedelai. Fakta yang serupa juga ditunjukan &#13;
oleh berat kering kecambah, pada panjang akar (Radikula) dan berat basah kecambah, &#13;
cenderung lebih besar akan tetapi tetap tertekan pada konsentrasi yang lebih tinggi. Penelitian &#13;
tahap kedua (Media Pot), pada perlakuan ekstrak gulma konsentrasi EGO sebagai (kontrol) &#13;
berbeda nyata dengan konsentrasi lainnya. Perbedaan konsentrasi ekstrak gulma yang &#13;
mengandung alelopati mempengaruhi semua parameter komponen hasil secara signifikan dan &#13;
berbeda nyata dengan periakuan ekstrak lainnya, namun untuk pengaruh intreraksi antara &#13;
perlakuan ekstrak gulma dan varietas semua parameter menunjukkan pengaruh interaksi tidak &#13;
berbeda nyata, akan tetapi untuk parameter bobot/OO biji pengaruh interaksi berbeda sangat &#13;
nyata dengan nilai signifikasni 0,010 dirnana nilai (o &lt; 0,05) berpengaruh nyata. Penelitian &#13;
tahap kedua (Pot Bertingkat). Pada parameter kornponen hasil terlihat bahwa jumlah polong, &#13;
jumlah biji pertanaman, bobot biji pertanaman pengaruh perlakuan jenis varietas berbeda &#13;
nyata diantara sesarnanya, sedangkan untuk pengaruh jenis gulma diantara gulma &#13;
A.conyzoides dan B. a/ata tidak berbeda nyata kecuali pada parameter bobot /00 biji, &#13;
walaupun tidak berbeda nyata secara statistik uji lanjut Duncan 5%, namun jenis gulma &#13;
A.conyzoides dari data yang ada menunjukkan bahwa nilai dari tiap-tiap parameter kornponen &#13;
hasil jumlahnya lebih sedikit bila dibandingkan dengan pengaruh jenis gulma B. alata. &#13;
Penelitian tahap ketiga (Percobaan lapangan) merupakan kelanjutan dari tahapan percobaan &#13;
kedua. Percobaan tahapan ke tiga ini dilaksanakan pada kondisi alami lapangan. Tujuannya &#13;
adalah untuk menguji kemampuan kompetisi varietas kedelai hasil yang diperoleh dari &#13;
tahapan peneJitian kedua akibat kehadiran gulma dan faktor alelopati dengan frekuensi &#13;
penyiangan terhadap pertumbuhan hasil tanaman kedelai di lapangan. Faktor pertama yaitu &#13;
Varietas kedelai (K), Faktor kedua periode kompetisi yang dilakukan untuk mendapatkan &#13;
waktu Periode Kritis kompetisi gulma (G). Komponen hasil kedelai pada periode bersih &#13;
gulma 0-4 MST berbeda nyata dibandingkan komponen hasil dengan periode bersih gulma &#13;
O-panen sebagai kontrol, sedangkan pada periode bersih gulma 0-6 MST tidak berbeda nyata &#13;
dibandingkan dengan periode bersih gulma O-panen. Keadaan tersebut menggambarkan &#13;
bahwa gulma harus dikendalikan sejak awal tall am hingga 6 MST sehingga hasilnya tidak &#13;
berbeda nyata dengan kontrol (periode bersih gulma 0- panen). &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">KILKODA ABDUL KARIM</note>
 <subject authority="">
  <topic>Buruh Migran</topic>
 </subject>
 <classification>630 Kil k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>630 Kil k/R.15.29</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001150100125</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.15.29)</sublocation>
    <shelfLocator>630 Kil k/R.15.29</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8237</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-01 15:33:21</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-08-30 10:03:45</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>