Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Studi daya awet mayonnaise probiotik menggunakan bakteri asam laktat Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus casei


STUDI DAYA AWET MAYONNAISE PROBIOTIK
MENGGUNAKAN BAKTERI ASAM LAKTAT
Lactobacillus plantarum DAN Lactobacillus casei

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    THS00343637.1 Usm s ThsPerpustakaan Fakultas PeternakanTersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Peternakan
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    637.1 Usm s Ths
    Penerbit Program Studi Magistes Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran : Sumedang.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 135 hal.: ilus.; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    637.1
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • STUDI DAYA AWET MAYONNAISE PROBIOTIK
    MENGGUNAKAN BAKTERI ASAM LAKTAT
    Lactobacillus plantarum DAN Lactobacillus casei

    Nurul Azizah Usman

    vi


    ABSTRAK
    Mayonnaise merupakan produk pangan emulsi yang dapat dikembangkan
    menjadi salah satu pangan fungsional melalui modifikasi dalam proses
    pengolahannya. Salah satunya dengan cara menambahkan bakteri asam laktat
    dalam mayonnaise sehingga bermanfaat bagi kesehatan manusia, aman untuk
    dikonsumsi, dan dapat menambaha masa simpan mayonnaise. Bakteri asam laktat
    yang dapat digunakan yaitu Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus casei.
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui daya awet mayonnaise probiotik
    menggunakan bakteri asam laktat L. plantarum dan L. casei. Penelitian ini
    dilakukan secara ekperimental menggunakan RAL dengan 3 perlakuan (P
    1
    : Tanpa
    BAL, P
    2
    : L. plantarum, P
    3
    : L. casei) dengan 6 kali ulangan. Analisis sidik ragam
    digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bakteri asam laktat terhadap
    sifat mikrobiologi, fisik, dan kimia mayonnaise, selanjutnya dilanjutkan Uji Tukey
    untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
    penggunaan bakteri asam laktat bepengaruh terhadap total bakteri asam laktat,
    jumlah bakteri total, daya hambat E.coli dan Salmonella, viskositas, kestabilan
    emulsi, pH dan kadar asam laktat pada penyimpanan hari ke-30. Sedangkan pada
    hari ke-0 tidak berpengaruh terhadap kestabilan emulsi. Uji Salmonella positif pada
    perlakuan mayonnaise tanpa penambahan bakteri asam laktat, sedangkan Uji
    Colirorm negatif pada berbagai perlakuan mayonnaise. Penambahan bakteri asam
    laktat L.casei menghasilkan mayonnaise probiotik terbaik selama penyimpanan.

    Kata kunci : daya simpan, Lactobacillus casei, Lactobacillus plantarum,
    mayonnaise.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi