IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DI KOTA SINGKAWANG
Judul penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Manajemen Berbasis
Sekolah pada Jenjang Pendidikan Dasar di Kota Singkawang. Permasalahan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 02102 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Sof i/R.17.377.1Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xiv,;312 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Sof iTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab S O F I A N -
Judul penelitian ini adalah Implementasi Kebijakan Manajemen Berbasis
Sekolah pada Jenjang Pendidikan Dasar di Kota Singkawang. Permasalahan
dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi kebijakan MBS pada jenjang
pendidikan dasar di Kota Singkawang? Penelitian ini menggunakan teori
implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn, dengan enam faktor yang
mempengaruhi implementasi yaitu : standar dan tujuan, sumber daya, komunikasi
inter-organisasi dan aktivitas pelaksanaan, disposisi pelaksana, karakteristik badan
pelaksana, serta kondisi social, ekonomi dan politik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
dengan jenis penelitian deskriptif, dan dengan pendekatan grounded theory.
Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive. Teknik analisis data
menggunakan analisis model interaktif dari Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan MBS pada
jenjang pendidikan dasar di Kota Singkawang belum berhasil seperti yang
diharapkan disebabkan oleh faktor-faktor standar dan tujuan yang belum jelas,
sumber daya yang tersedia yang kurang memadai, sikap dan karakteristik organ
pelaksana yang birokratis, komunikasi yang tidak berjalan dengan baik, serta
kondisi lingkungan ekonomi, sosial dan politik yang belum memberikan
kontribusi yang berarti. Adapun faktor lainnya yang paling berpengaruh adalah
nilai-nilai terminal yang di yakini oleh para implementer, yang mengakibatkan
lemahnya komitmen untuk mencapai tujuan MBS dengan efektif dan efisien.
Namun demikian, seandainya para implementer memiliki nilai-ilai terminal yang
konstruktif, komitmen yang kuat, dan tujuan yang konkrit, serta terciptanya
komunikasi yang baik, maka implementasi kebijakan MBS pada jenjang
pendidikan dasar di Kota Singkawang akan dicapai dengan efektif dan berhasil.
Oleh karena itu, efektifitas implementasi kebijakan MBS pada organisasi yang
besar yang melibatkan beberapa satuan pelaksana memerlukan komitment yang
kuat dan komunikasi yang baik para implementer.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






