EVALUASI KEBIJAKAN PROSES PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR DI SEMENANJUNG MURIA KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH
Pokok permasalahan yang menjadi fenomena dalam penelitian ini adalah
evaluasi kebijakan proses pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 02094 Perpustakaan Pusat Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 351 Qiq e/R.17.351.1Penerbit Program Pascasarjana Program Doktor Ilmu Administrasi Publik UNPAD : Bandung., 2015 Deskripsi Fisik xv,;161 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 351 Qiq eTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab ASMARA QIQI -
Pokok permasalahan yang menjadi fenomena dalam penelitian ini adalah
evaluasi kebijakan proses pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di
Semenanjung Muria Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah. Evaluasi kebijakan
ini dirancang untuk dapat mendeskripsikan tahapan proses, mekanisme serta
tujuan evaluasi kebijakan pembangunan dalam pelaksanaan pembangunan reaktor
nuklir di Semenanjung Muria. Krisis energi nasional yang dihadapi negara
Indonesia dapat diatasi dengan adanya energi alternatif yaitu pembangkit listrik
tenaga nuklir. Hasil evaluasi yang dilakukan oleh BATAN menyatakan tentang
kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di Semenanjung Muria,
namun hal ini bertentangan dengan pendapat masyarakat yang menolak dengan
tegas proses pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah mereka.
Hal ini yang kemudian peneliti analisa lebih lanjut dan menjadi fokus bahasan
dalam penelitian ini.
Penelitian ini mengunakan teori evaluasi kebijakan Dunn sebagai pisau
analisa dalam menganalisis evaluasi kebijakan proses pembangunan reaktor nuklir
di semenanjung muria. Adapun dimensi evaluasi kebijakan yang diteliti yaitu
efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan data primer dan data
sekunder. Data primer didapatkan melalui wawancara mendalam mengenai
persepsi pihak terkait mengenai kebijakan tersebut. Data sekunder yang
dikumpulkan berupa kronologi kebijakan, peraturan perundangan dan berita
mengenai tema penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan pembangunan
pembangkit listrik tenaga nuklir di Semenanjung Muria belum berjalan dengan
efekti.f. Hal ini dikarenakan kehawatiran masyarakat akan bahaya radiasi nuklir
yang mungkin ditimbulkan dalam pengoprasian reaktor nuklir. Selain itu
permasalahan yang berkaitan dengan permasalahaan politis juga berdampak pada
ketidaksesuaian hasil evaluasi yang dilakukan .oleh evaluator dengan kondisi yang
terjadi di lapangan. Hal ini berlanjut dengan adanya era reformasi yang
berdampak langsung pada berubahnya arah pembanguan dan kebijakan
ketenaganukliran nasional. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






