Detail Cantuman

Image of KOORDINASI ANTAR LEMBAGA PENGELOLA TRANSPORTASI UMUM DI KOTA BANDUNG (STUDI TRANS METRO BANDUNG)

 

KOORDINASI ANTAR LEMBAGA PENGELOLA TRANSPORTASI UMUM DI KOTA BANDUNG (STUDI TRANS METRO BANDUNG)


Pengelolaan transportasi publik di Kota Bandung saat ini memerlukan
penanganan yang serius, karena permasalahan yang komplek, bagaimana para ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    02093Perpustakaan PusatTersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    351Ima k/R.17.312.1
    Penerbit Pascasarjana Program Doktor Ilmu Politik UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;218 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    351Ima k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pengelolaan transportasi publik di Kota Bandung saat ini memerlukan
    penanganan yang serius, karena permasalahan yang komplek, bagaimana para
    penyelenggara transportasi berkoordinasi, dalam hal ini koordinasi vertikal
    maupun koordinasi horizontal merupakan bahan kajian pene1itian. Peran
    masyarakat pun dapat menentukan dalam penyelenggaraan transportasi publik,
    dalam penelitian ini lebih khusus pada Trans Metro Bandung.

    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sejumlah
    informan yang berkaitan dengan koordinasi antar lembaga pengelola transportasi
    di dalamnya antara lain Bappeda, Dinas Binamarga, Dinas Perhubungan,
    pengelola TMB Dinas Perhubungan Kota Bandung, tennasuk Polrestabes Kota
    Bandung.

    Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
    melalui wawancara dengan infonnan baik dari sejumlah instansi terkait maupun
    kelembagaan kepolisian yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan
    transportasi publik, juga telah dilakukan pengamatan (observasi) mengenai
    koordinasi antara lembaga pengelola transportasi publik di Kota Bandung.

    Berdasarkan hasil pene1itian, bahwa transportasi publik di Kota Bandung
    masih melekat kultur atau budaya lama dimana kebutuhan transportasi publik
    masih belum memadai, masih menjadi harapan adanya transportasi aman dan
    nyaman. Dinas Perhubungan Kota Bandung dengan peran koodinatifnya menjadi
    central agency dalam melaksanakan fungsi koordinasi vertikal dan koordinasi
    horizontal bagi masyarakat dalam menikmati transportasi publik, juga instansi
    pemerintah lainnya yang berkoordinasi secara simultan, koordinasi yang
    dilakukan oleh penyelenggara transportasi publik di Kota Bandung
    diselenggarakan melalui koordinasi vertikal dan koordinasi horizontal, melalui
    keterpaduan antara koordinasi horizontal, jadi faktor yang mempengaruhi
    pengelolaan transportasi publik, juga volume jalan, jumlah kendaraan yang tidak
    terkendali menimbulkan hal yang menyulitkan dalam penanganan transportasi
    publik.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi